Probolinggo (beritajatim.com) – Wali Kota Probolinggo, Dr. Aminudin, dan Wakil Wali Kota, Ina Buchori, resmi menerima jabatan dalam rapat paripurna serah terima jabatan (sertijab) yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Paseban Sena. Momentum ini menjadi awal kepemimpinan mereka untuk membawa perubahan dan pembangunan di Kota Probolinggo.
Dalam penyampaian visi dan misi, Aminudin menegaskan komitmennya untuk menjaga Kota Probolinggo serta membangun kemitraan yang kuat dengan berbagai pihak. “Kami akan bekerja, bekerja, dan bekerja. Selain itu, kami akan melakukan kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk wartawan,” ujarnya.
Aminudin menekankan pentingnya peran wartawan dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat. “Kami yakin, dengan informasi yang positif, proses pembangunan di Kota Probolinggo akan berjalan dengan damai dan tenteram,” lanjutnya.
Salah satu fokus utama kepemimpinan Aminudin adalah efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti pengurangan APBD, melainkan optimalisasi pemanfaatan dana transfer sebesar Rp 5,8 miliar untuk program yang lebih bermanfaat. “Dana efisiensi akan kami gunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, seperti perbaikan jalan dan trotoar yang rusak,” jelasnya.
Dalam sektor pendidikan, Aminudin menyoroti permasalahan sistem penerimaan siswa baru di SMP. Ia memastikan bahwa pemerintah kota akan menyiapkan dua lokasi, salah satunya untuk program Boarding School dari Kementerian Sosial bagi masyarakat miskin. “Kami ingin Kota Probolinggo siap menerima program-program dari kementerian, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Aminudin menekankan bahwa Kota Probolinggo memiliki potensi besar untuk menyerap program-program prioritas dari berbagai kementerian. “Kami ingin meningkatkan daya saing kota ini, dan ini menjadi salah satu indikator utama dari setiap kementerian,” tegasnya.
Sertijab ini menandai dimulainya periode kepemimpinan Aminudin dan Ina Buchori dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. [ada/beq]






