Pasuruan (beritajatim.com) – Banyaknya jalan berlubang di jalur nasional menjadi permasalahan yang belum tertangani dengan baik oleh pemerintah daerah. Akibatnya, kondisi ini kerap menyebabkan pengendara terperosok hingga terjatuh. Melihat hal ini, Satlantas Polres Pasuruan akhirnya turun tangan dengan menimbun bebatuan di titik-titik jalan berlubang sebagai langkah darurat untuk mencegah kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) akibat jalan rusak.
“Namun ini kekuatannya hanya sementara agar pengguna jalan tidak terperosok. Jika nantinya hujan, kemungkinan besar batu-batu itu hilang terbawa air,” jelas Derie, Senin (3/3/2025).
Selain sebagai langkah darurat, tindakan ini juga diharapkan bisa mendorong dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan permanen. Pasalnya, beberapa lubang di jalur nasional memiliki kedalaman antara 2 hingga 5 cm, dengan diameter berkisar 10 hingga 30 cm, yang berpotensi membahayakan pengendara.
Derie menegaskan bahwa penimbunan bebatuan akan terus dilakukan hingga ada perbaikan dari dinas terkait.
“Agar dapat meminimalisir kejadian laka, juga sebagai ibadah dengan menyelamatkan warga dari kecelakaan,” pungkasnya.
Upaya ini menjadi pengingat bahwa keselamatan pengendara harus menjadi prioritas, dan pemerintah daerah diharapkan segera bertindak untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak. [ada/beq]






