Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) terus berkomitmen dalam mencetak lulusan siap kerja dengan menggandeng SMKN 1 Kabupaten Bojonegoro melalui program inovatif, Alfamart Class.
Inisiatif ini menghadirkan kurikulum ritel yang aplikatif dan selaras dengan kebutuhan industri, membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus.
Dalam peresmian program ini, Alfamart turut menghibahkan laboratorium ritel berupa business center (BC) yang dikemas dalam bentuk toko mini Alfamart. Fasilitas ini menjadi wadah pembelajaran langsung bagi siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP), memberikan pengalaman nyata dalam operasional bisnis ritel modern.
“SMKN 1 Kabupaten Bojonegoro menjadi SMK ke-14 di Cabang Madiun yang menjalin kerja sama dengan Alfamart,” ujar Agus Tri Susanto, Branch Manager Alfamart Madiun, Jumat (28/2).
Ia menegaskan bahwa Alfamart Class merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan yang dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan kerja yang relevan.
Program ini mencakup berbagai aspek, seperti sinkronisasi kurikulum, pelatihan guru, guru tamu, program magang (PKL), kunjungan industri, serta pengelolaan business center secara mandiri. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang memiliki kompetensi di dunia ritel dan siap bergabung dengan Alfamart ataupun industri sejenis.
Kepala Sekolah SMKN 1 Bojonegoro, Roedie Agus Setiyono, menyambut baik program ini dan optimistis bahwa lulusannya akan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja. “Lulusan program ini dijamin 100% bisa bekerja di Alfamart, karena mereka telah mendapatkan pelatihan teknis dan pengalaman langsung selama tiga tahun,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa business center yang disediakan berfungsi sebagai laboratorium nyata bagi siswa, dengan sistem pemasaran dan teknologi informasi yang dikelola sepenuhnya oleh sekolah. Alfamart juga siap mendukung suplai barang apabila stok di laboratorium menipis, memastikan operasional toko mini berjalan optimal.
Jangkauan Program Alfamart Class
Hingga kini, Alfamart Class telah hadir di lebih dari 172 SMK di berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Medan, Lampung, Jambi, Denpasar, dan Madura. Keberhasilan program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan vokasi di Bojonegoro dan Jawa Timur pada umumnya.
“Semoga keberadaan Alfamart Class di SMKN 1 Bojonegoro ini bisa terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja,” pungkas Roedie Agus Setiyono. (ted)






