Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu terobosan terbaru adalah penyediaan layanan video call gratis, yang bertujuan untuk memperkuat komunikasi antara WBP dan keluarga sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
Dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih manusiawi, Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyatakan bahwa inovasi ini sejalan dengan misi pemasyarakatan yang lebih terbuka dan transparan.
“Komunikasi antara WBP dengan keluarga selama ini menjadi elemen penting dalam proses pemulihan dan pembinaan mereka. Layanan video call gratis ini sejalan dengan upaya kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang lebih manusiawi,” ungkapnya, Sabtu (1/3/2025).
Selain memenuhi hak dasar WBP, layanan ini juga memperhatikan aspek sosial dan psikologis yang krusial dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi mereka.
“Inovasi ini mencerminkan komitmen kami dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lapas. Layanan video call ini adalah bukti bahwa teknologi dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas hidup serta memperlancar proses rehabilitasi WBP,” lanjutnya.
Meski layanan ini diberikan secara gratis, Rudi memastikan bahwa pengawasan tetap dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Ia berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi lapas lain dalam meningkatkan pelayanan terhadap WBP.
“Semoga langkah ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan lapas yang lebih manusiawi, terbuka, dan mendukung proses reintegrasi sosial para WBP,” tegasnya.
Sebagai informasi, setelah pemindahan 32 narapidana ke tiga lapas berbeda pada Kamis (27/2/2025), jumlah WBP di Lapas Klas IIB Mojokerto saat ini sebanyak 931 orang. [tin/beq]






