Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota KH Qowimuddin memberangkatkan tujuh relawan serta pemenang undian untuk menunaikan ibadah umroh. Keberangkatan ini dilakukan dalam acara Jalan Santai sebagai bentuk syukuran atas kemenangan mereka di Pilkada 2024, Jumat (28/2/2025) malam.
Pelepasan jamaah umroh ini berlangsung di sela acara penyambutan Mbak Wali dan Gus Qowim setelah mereka kembali dari retret di Magelang. Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali menitipkan doa untuk Kota Kediri.
Titip Doa untuk Kota Kediri
“Selamat bagi bapak dan ibu, kesempatan ini suatu berkah anugerah. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, dan kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujar Mbak Wali.
Selain itu, ia juga meminta doa agar diberikan kekuatan dalam memimpin Kota Kediri selama lima tahun ke depan.
“Kami menitipkan doa untuk Kota Kediri, untuk kami berdua agar diberikan kekuatan memimpin Kota Kediri 5 tahun ke depan, mewujudkan Kota Kediri yang lebih Mapan,” tambahnya.

Senada dengan Mbak Wali, Gus Qowim menilai keberangkatan umroh ini sebagai sebuah anugerah, terlebih karena dilaksanakan di bulan Ramadan.
“Tentunya ini umroh yang luar biasa, umroh di bulan Ramadan, ini anugerah yang luar biasa. Ini bukan sebuah hadiah tapi anugerah dan kesempatan yang diberikan Allah untuk dijalankan sebaik-baiknya,” kata Gus Qowim.
Ia juga berharap agar perjalanan ibadah ini membawa keberkahan dan manfaat bagi para jamaah.
“Semoga umroh ini memberikan keberkahan, kemanfaatan. Semoga selalu diberikan kelancaran oleh Allah dan pulang membawa umroh yang mabruroh,” tambahnya.
Apresiasi Tanpa Bebani APBD
Selain menitipkan doa untuk kepemimpinan mereka, Gus Qowim juga berharap Kota Kediri semakin baik dan sejahtera.
“Mohon kami berdua didoakan, Kota Kediri didoakan agar betul-betul baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, sehingga membangun Kota Kediri menjadi lebih baik. Cangking (sertakan) kami, Kota Kediri, masyarakat Kota Kediri,” tandasnya.
Sebagai informasi, program pemberangkatan umroh ini merupakan bentuk apresiasi serta ungkapan syukur Mbak Wali dan Gus Qowim atas kepercayaan masyarakat Kota Kediri, tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). [nm/ted]






