Bologna (beritajatim.com) – AC Milan menghadapi ancaman serius untuk kembali absen dari Liga Champions musim depan. Tim asuhan Sergio Conceicao saat ini tertahan di peringkat kedelapan klasemen Serie A dengan 41 poin, terpaut 8 angka dari Juventus yang menghuni posisi keempat—batas terakhir zona Liga Champions.
Kekalahan 1-2 dari Bologna FC pada giornata kesembilan, yang akhirnya digelar dini hari tadi setelah sempat ditunda pada 26 Oktober 2024 karena hujan deras, semakin memperburuk situasi Rossoneri. Ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun bagi Milan setelah sebelumnya tumbang dengan skor serupa melawan Torino pada 22 Februari 2025.
Untuk pertama kalinya musim ini, AC Milan mengalami dua kekalahan berturut-turut di Serie A, menambah tekanan bagi Conceicao dan anak asuhnya dalam perburuan tiket Liga Champions.
“Kami masih yakin bisa mencapainya (posisi empat besar). Sulit tapi bukan mustahil. Kami sangat ingin main dan memang harus ada di sana (Liga Champions) musim depan,” ujar wide attacker AC Milan, Rafael Leao, kepada DAZN.
Performa Milan memang mengalami penurunan setelah menjuarai Supercoppa Italiana dengan mengalahkan Inter 3-2 pada 7 Januari 2025. Dari 14 laga setelahnya, Rossoneri hanya mampu mengoleksi 6 kemenangan. Bahkan, dalam 5 laga terakhir, mereka hanya menang sekali, termasuk kegagalan mengalahkan Feyenoord yang membuat mereka tersingkir dari fase grup Liga Champions.
Dengan performa yang belum stabil dan persaingan ketat di papan atas Serie A, Milan harus segera menemukan solusi jika ingin kembali berlaga di kompetisi elite Eropa musim depan. [dio/beq]






