Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebagai bentuk efisiensi dan kebermanfaatan, ribuan paket sembako disalurkan kepada warga miskin menggantikan tradisi karangan bunga dalam acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani – Mujiono.
“Alhamdulillah, secara bertahap ribuan paket sembako yang terkumpul telah kami salurkan kepada warga yang membutuhkan. Terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Semoga bantuan ini membawa berkah,” ujar Bupati Ipuk.
Total 2.657 paket sembako telah dikumpulkan sejak pelantikan pada Kamis (20/2/2025) dan mulai disalurkan secara bertahap sejak Senin (24/2/2025).
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Bupati Ipuk yang mengajak masyarakat serta instansi untuk mengganti karangan bunga dengan paket sembako. “Semangat efisiensi dan penerapan asas kebermanfaatan harus terus kita lakukan,” tambahnya.
Pendistribusian sembako melibatkan berbagai pihak, termasuk relawan dan perwakilan institusi yang turut mendukung program ini. Beberapa di antaranya adalah PT Industri Kereta Api (INKA), BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi, serta berbagai instansi lainnya, dibantu oleh tim kecamatan dan kelurahan.
Proses distribusi dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami mengajak semua pihak yang berkontribusi untuk turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga yang berhak. Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian bersama,” jelas Bupati Ipuk.
Ketua BPC HIPMI Banyuwangi, Ferdy Elfian, menyatakan apresiasinya terhadap program ini.
“Kami senang bisa turut serta dalam penyaluran sembako ini. Program ini sangat berdampak langsung bagi warga yang membutuhkan,” katanya.
Senada dengan itu, Manajer Keuangan, Akuntansi, dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT INKA Banyuwangi, Yulius Artha, juga memberikan tanggapannya.
“Program ini sangat efektif dan baik. Kami berharap inisiatif seperti ini bisa berkesinambungan dan semakin menyejahterakan masyarakat,” ujar Yulius. [alr/beq]






