Surabaya (beritajatim.com) – Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia Jawa Timur (Pengprov Perbakin Jatim) terus berupaya meningkatkan prestasi atlet dengan memperbanyak program pembinaan dan kejuaraan. Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang agar atlet-atlet muda bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Jatim, Letkol TNI (Purn) Suroto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan kemampuan atlet, termasuk menghadirkan 10 pelatih asing. “Kami ingin memastikan bahwa atlet Jawa Timur memiliki teknik dan mental bertanding yang lebih baik untuk menghadapi kompetisi di berbagai level,” ujarnya pada Senin (25/2/2025).
Salah satu program unggulan adalah penyelenggaraan kejuaraan secara rutin, seperti Kejuaraan Menembak Piala Ketua Umum Pengprov Perbakin Jatim yang baru saja digelar di Surabaya pada 22 – 23 Februari 2025. Ketua Panitia Kejuaraan, Maolan, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. “Semula kami perkirakan 70 hingga 80 atlet yang akan ikut serta, tetapi ternyata jumlahnya mencapai lebih dari 100 atlet,” katanya.

Kejuaraan ini diikuti oleh atlet pelajar dan umum dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi bagian dari seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 yang akan berlangsung di Malang pada bulan Juli serta Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Aceh dan Sumatra Utara pada September mendatang.
“Kami juga memantau atlet yang berpotensi untuk dipersiapkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat. Bahkan, dari generasi lebih muda yang berpeluang bersaing dengan atlet senior,” tambah Maolan, yang sebelumnya menjadi pelatih kepala menembak Kontingen Jawa Timur pada PON XXI/2024.
Prestasi atlet menembak Jawa Timur mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Pada PON XXI/2024 di Aceh – Sumatra Utara, kontingen Jawa Timur menempati peringkat ketiga di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dengan program pembinaan intensif dan peningkatan jumlah kejuaraan, Pengprov Perbakin Jatim berharap dapat kembali mengangkat prestasi atlet menembak di level tertinggi. [but]






