Gresik (beritajatim.com) – Gresik United berhasil mengamankan tiga poin usai mengalahkan Persewar Waropen dengan skor 2-1 dalam lanjutan babak play-off degradasi Liga 2 Grup J. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Minggu (16/2/2025), ini belum sepenuhnya menyelamatkan posisi tim berjuluk Laskar Joko Samudro, yang masih berada di peringkat ketiga dengan koleksi 11 poin.
Skuad asuhan Djajang Nurjaman masih harus menjalani satu laga penentu di kandang Persibo Bojonegoro. Kemenangan menjadi harga mati bagi Gresik United jika ingin bertahan di Liga 2 musim depan. Hasil imbang atau kekalahan bisa membawa mereka ke babak play-off tambahan melawan peringkat ketiga Grup K.
Duel Ketat di Gejos
Dalam pertandingan melawan Persewar, Gresik United tampil dominan sejak menit awal. Dua gol kemenangan dicetak oleh striker asing asal Brasil, Jose Wilkson pada menit ke-11, dan Kahar Muzakar pada menit ke-25. Persewar hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Siegfreid James pada menit ke-90+4.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi tuan rumah dengan penguasaan bola 53% berbanding 47% milik Persewar. Gresik United menciptakan 21 peluang, 12 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Persewar hanya mampu mencatatkan 8 peluang dan 4 tembakan tepat sasaran.
Komentar Pelatih dan Pemain
Pelatih Gresik United, Djajang Nurjaman, mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi sesuai rencana. “Hasil tiga poin di kandang sendiri patut disyukuri karena menjaga asa bertahan di Liga 2 musim depan, meski masih ada satu laga penentuan melawan Persibo di partai tandang,” ujar Djajang.
Senada, winger Gresik United, Akbar Firmansyah, mendedikasikan kemenangan ini untuk manajemen dan suporter. “Tiga poin ini menjadi motivasi tambahan bagi kami menghadapi laga terakhir,” katanya.
Sementara bagi Persewar Waropen, kekalahan ini memastikan mereka terdegradasi ke Liga Nusantara musim depan. [dny/but]






