Nyon (beritajatim.com) – Kiprah AS Roma di Liga Europa dua musim terakhir sangat positif. Setelah runner-up dua musim lalu, musim lalu mereka jadi semifinalis. Harapan tinggi untuk melampaui atau setidaknya menyamai laju musim lalu mendapat hambatan cukup berat karena mereka akan menghadapi FC Porto pada playoff knockout.
Apalagi, kondisi Giallorossi musim ini cukup kacau. Selain tertahan di posisi kesembilan Serie A, ASR musim ini total melakukan tiga pergantian allenatore. Dimulai dari Ivan Juric pada 18 September 2024 yang menggantikan Daniele De Rossi kemudian berlanjut ke Claudio Ranieri yang menggantikan Juric per 14 November 2024 hingga kini.
Sedangkan Porto musim ini cukup stabil dengan berada di posisi ketiga klasemen Primeira Liga. Mereka juga juara Supertaca Candido de Oliveira. Padahal, sebenarnya kondisi Porto mirip ASR. Mereka juga melakukan dua pergantian pelatih. Dimulai dari Jose Tavares pada 20 Januari menggantikan Vitor Bruno dan Martin Anselmi lima hari lalu menggantikan Tavares.
Untuk ASR, jika sukses menyingkirkan Porto, mereka berpotensi melakoni Derby della Capitale di 16 besar. Jika tidak, Athletic Bilbao juga sudah menanti mereka. Kepastian untuk itu ditentukan berdasarkan undian pada 21 Februari mendatang.
“Kami harus tenang (menghadapi siapa pun, Red). Setiap laga besar yang Anda jalani, maka butuh semua pemain yang juga dengan mental terbaik. Kami harus jaga spirit itu,” ujar Ranieri dilansir Corriere dello Sport. [dio/beq]
HASIL UNDIAN PLAYOFF KNOCKOUT LIGA EUROPA
Ferencvárosi TC vs Viktoria Plzeň
Union SG vs AFC Ajax
FC Porto vs AS Roma
PAOK vs FCSB
FC Twente vs Bodø/Glimt
AZ Alkmaar vs Galatasaray
Fenerbahçe vs RSC Anderlecht
FC Midtjylland vs Real Sociedad
First leg: 14 Februari
Second leg: 21 Februari






