Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang dalam laga kandang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (31/1/2025).
Dalam pertandingan ini, Persebaya sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama setelah M. Badrian mencetak gol di menit ke-14 melalui skema tendangan pojok. Namun, Persebaya beruntung karena gol bunuh diri J. Guseynov di menit ke-78 membuat skor berakhir imbang.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengakui timnya mengalami kesulitan sejak babak pertama, terutama dalam menghadapi tekanan dari Persita Tangerang.
“Tim berusaha keras di babak kedua dengan melakukan pergantian pemain karena Persita bermain 4-3-1 dan kami berusaha mengurainya. Beruntung kami dapat satu poin dari gol bunuh diri mereka,” ungkap Munster.
Meski gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir, pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan bahwa timnya akan tetap fokus pada evaluasi dan persiapan pertandingan berikutnya.
Ardi Idrus: Pemain Kecewa, Tapi Tidak Akan Menyerah
Sementara itu, pemain Persebaya Ardi Idrus mengakui bahwa seluruh pemain telah bekerja keras dalam pertandingan ini, tetapi hasilnya masih belum sesuai harapan.
“Pemain sudah bekerja keras, kecewa dengan hasil ini. Tidak akan menyerah, tetap fokus pada pertandingan berikutnya untuk meraih kemenangan,” tegasnya.
Hasil imbang melawan Persita Tangerang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Persebaya dalam lima pertandingan berturut-turut. Sebelumnya, tim berjuluk Bajul Ijo ini juga gagal menang saat menghadapi Bali United, PSS Sleman, dan Maluku United.
Dengan tren negatif ini, Persebaya perlu segera menemukan solusi agar dapat kembali ke jalur kemenangan dalam pertandingan selanjutnya. [way/ian]






