Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan, mematok target sebanyak 14 ribu kantong darah pada 2025 mendatang.
Target tersebut disesuaikan dengan berbagai program donor darah yang diinisiasi UDD PMI Pamekasan, khususnya mengacu pada beragam program termasuk angka total produksi darah selama 2024.
“Pada 2024 lalu, total produksi darah terdata sebanyak 11.827 kantong darah. Terhitung mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2024 lalu,” kata Kepala UDD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah, Jum’at (31/1/2025).
Selain itu, pihaknya juga komitmen untuk selalu menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan stok ketersediaan darah bagi masyarakat Pamekasan, dan sekitarnya. Termasuk masyarakat di kabupaten Sampang dan Sumenep.
“Dari itu, kami akan terus berjuang dan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan darah di Pamekasan. Sebab kami yakin dengan kerja keras kita bisa memenuhi kebutuhan darah untuk masyarakat,” ungkapnya.
Guna memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya memasang target realistis melalui beragam program donor darah yang digagasnya. “Untuk target produksi pada tahun ini kita patok di angka sebanyak 14.400 kantong (darah), atau sebanyak 1.200 kantong per bulan,” jelasnya.
“Namun yang pasti upaya dan kerja keras ini tidak mungkin terealisasi tanpa partisipasi masyarakat, sehingga kami berharap partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan donor darah,” harapnya.
Harapan tersebut bukan tanpa alasan, sebab dengan partisipasi langsung dari masyarakat bisa memenuhi kebutuhan stok darah. “Harapan ini kami maksudkan sebagai upaya demi menjaga ketersediaan stok darah, dan tentunya hal ini kami anggap sangat penting,” pungkasnya. [pin/but]






