Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya, Paul Munster, akhirnya memberanikan diri menurunkan dua pemain asing barunya, Dejan Tumbas dan Dime Dimov, dalam pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Manahan Solo, Sabtu (11/1/2025).
Meskipun baru bergabung dengan tim tiga hari sebelum laga, kedua pemain asal Bulgaria ini dinilai mampu beradaptasi dengan cepat.
Dejan Tumbas dimainkan di menit ke-46 menggantikan Riswan Lauhin, sementara Dime Dimov masuk pada menit ke-79 menggantikan Kadek Raditnya. Meski hanya tampil di babak kedua, kontribusi keduanya cukup terlihat, terutama dalam meningkatkan intensitas permainan Persebaya.
Pelatih berusia 42 tahun itu mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa kedua pemain tersebut. “Mereka berdua bagus, adaptasi juga bagus. Meski baru datang saat diturunkan di babak kedua. Dejan punya kesempatan mencetak gol, hanya saja offside. Tapi saya senang gaya mainnya,” ujar Munster pada Minggu (12/1/2025).
Namun, laga pembuka putaran kedua Liga 1 ini juga menyisakan kekecewaan bagi Munster, terutama terkait keputusan wasit. Meski begitu, pelatih asal Irlandia Utara tersebut tetap melihat sisi positif dari permainan timnya, terutama di babak kedua ketika Persebaya berhasil mencetak gol lewat penalti Bruno Moreira.
“Tapi ada positifnya dalam laga ini. Khususnya pada babak kedua, karena kami tidak menyerah. Di babak pertama, gol kedua Cleberson itu harusnya offside. Lalu kami mencetak 2-1. Namun gol itu tidak disahkan, karena pelanggaran. Flavio jelas memenangkan bola duluan. Lalu mereka cetak gol lagi dan Cleberson offside. Saya tahu siapa yang menang laga ini,” imbuhnya.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Paul Munster menjelang laga berikutnya melawan Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 17 Januari 2025. Persebaya diharapkan mampu memperbaiki performa untuk meraih hasil maksimal di kandang. [way/suf]






