Gresik (beritajatim.com) – Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto akan segera diluncurkan. Di Jawa Timur, dari total 38 kabupaten/kota, baru 16 daerah yang ditunjuk sebagai pilot project untuk menjalankan program tersebut.
Program ini melibatkan kerja sama antara pemerintah daerah dan Komando Distrik Militer (Kodim) yang telah ditunjuk oleh pemerintah pusat. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, S. Haryanto, mengungkapkan bahwa Kabupaten Gresik tidak termasuk dalam daerah yang menjadi pilot project.
“Di Jawa Timur ada 16 daerah yang ditunjuk menjadi pilot project oleh pemerintah pusat,” ujar Haryanto saat dihubungi, Senin (6/1/2025).
Meskipun tidak termasuk sebagai pilot project, Dispendik Gresik tetap menyatakan kesiapannya untuk mendukung program tersebut. “Prinsipnya kami siap saja melakukan program ini, tapi untuk juknisnya Dispendik Gresik belum menerima,” imbuhnya.
Sebagai langkah awal, akhir tahun lalu, Dispendik bersama Polres Gresik telah melakukan uji coba program makan siang gratis di UPT SDN 1. Dalam uji coba tersebut, puluhan siswa menerima makan siang yang dibagikan langsung oleh anggota kepolisian. Program ini kemudian akan ditindaklanjuti dengan kerja sama bersama Kodim di masing-masing kabupaten/kota.
Adapun 16 daerah di Jawa Timur yang menjadi pilot project program makan siang gratis ini adalah: Ponorogo, Madiun, Ngawi, Tulungagung, Bojonegoro, Malang, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Jember, Banyuwangi, Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, Sidoarjo.
Program makan siang gratis ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa sekolah dasar, meningkatkan gizi, serta mendukung keberhasilan belajar siswa. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kodim, pelaksanaan program diharapkan berjalan lancer dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. [dny/beq]






