Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Persepam (Persatuan Sepakbola Pamekasan), Ibnu Jainur menilai timnya belum beruntung memaksimalkan berbagai peluang yang didapat kala bertanding melawan Persesa Sampang, pada laga perdana Grup D Liga 4 Kapal Api PSSI Jatim, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Minggu (5/1/2025).
Pada laga tersebut, Laskar Ronggosukowati harus puas berbagi angka dengan Laskar Trunojoyo, berkat hasil imbang 2-2 sekaligus membuat kedua tim harus puas dengan torehan 1 poin.
Padahal tim kebanggaan masyarakat Pamekasan, bermain melawan 10 pemain Persesa sepanjang 45′ menit babak kedua. Namun mereka justru gagal memanfaatkan berbagai peluang untuk dikonversi gol.
“Alhamdulillah pertandingan berjalan baik, sekalipun belum rejeki dan kita gagal mendapat 3 poin. Tapi pemain sudah bekerja maksimal di pertandingan perdana,” kata Pelatih Persepam, Ibnu Jainur.
Tidak hanya itu, pihaknya mengakui jika Solehoddin dan kawan-kawan sudah mampu merealisasikan taktik dan strategi yang diinstruksikan. “Soal taktik dan strategi, pemain sudah bisa melaksanakan di lapangan, hanya saja banyak peluang terbuang sia-sia,” ungkapnya.
“Jadi untuk pertandingan berikutnya, kita perlu untuk memperbaiki penyelesaian akhir, artinya finishing harus diperbaiki lagi untuk bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Pada laga perdana tersebut, sepasang gol Persepam masing-masing dicetak Maulana Romadhon pada babak pertama, dan gol Qusyairi Lubis pada interval kedua menjelang laga berakhir.
Selanjutnya Persepam akan kembali bertanding pada lanjutan babak penyisihan grup menghadapi tim kuat asal ujung timur Madura, yakni Perssu Madura City. Laga bertajuk Derby Madura, dijadwalkan kick off pukul 15:00 WIB, di SGB Madura, Kamis (9/1/2025). [pin/aje]






