Ngawi (beritajatim.com) – Ngawi kembali mencetak sejarah melalui salah satu putra daerahnya, Mujadidi Faizha Adhim. Atlet muda berbakat ini berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang Abu Dhabi World Pencak Silat Championship 2024.
Kompetisi bergengsi ini diikuti lebih dari 1.100 peserta dari 57 negara, menjadikannya salah satu turnamen pencak silat terbesar di dunia.
Remaja berusia 17 tahun tersebut tampil gemilang di kategori Junior Male C kelas 47-51 kg. Ia berhasil mengalahkan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara seperti Uzbekistan, Malaysia, dan Kazakhstan. Dengan semangat juang tinggi, Mujadidi menunjukkan keahliannya dalam pencak silat, seni bela diri asli Indonesia yang kini semakin mendunia.
Prestasi Mujadidi juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia, mengingat pencak silat merupakan warisan budaya yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia pada 2019. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa seni bela diri tradisional ini memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional.
Ajang Abu Dhabi World Pencak Silat Championship 2024 menjadi bukti bahwa pencak silat tidak hanya sebatas olahraga, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
Keberhasilan Mujadidi ini pun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang.
Dengan prestasi gemilang seperti ini, Mujadidi telah membuktikan bahwa anak muda dari daerah pun memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (fyi/ian)






