Philadelphia (beritajatim.com) – Peneliti di Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP) dan Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania, telah mengembangkan teknologi baru bernama Aptamer-based T Lymphocyte Activity Screening and SEQuencing (ATLAS-seq).
Teknologi ini dirancang untuk mengidentifikasi T cell receptor (TCR) yang lebih responsif terhadap antigen, sehingga berpotensi meningkatkan efektivitas terapi imun kanker. Penemuan ini diterbitkan dalam jurnal Nature Communications pekan ini.
Terobosan dalam Terapi Imun Kanker
Terapi imun bertujuan membantu sistem imun tubuh mengenali dan menyerang antigen tumor, yakni protein spesifik pada sel kanker. Pendekatan ini melatih tubuh untuk melawan kanker dengan lebih presisi. Namun, metode konvensional sering kali gagal mengidentifikasi TCR yang efektif dalam mengaktifkan sel T.
ATLAS-seq hadir dengan pendekatan mutakhir, memanfaatkan sensor molekuler berbasis aptamer yang memancarkan sinyal fluoresen saat sel T diaktifkan. Teknologi ini mengombinasikan sistem mikrofluida dan sekuensing sel tunggal untuk mengisolasi sel T yang bereaksi terhadap antigen spesifik.
“TCR yang diidentifikasi oleh ATLAS-seq terbukti lebih efisien dalam membunuh sel target dibandingkan metode konvensional,” ujar Lan Lin, PhD, penulis utama studi ini sekaligus Asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, CHOP dan Penn Medicine.
Potensi untuk Pengobatan Kanker Sulit Diatasi
Penelitian ini menunjukkan bahwa ATLAS-seq mampu mengidentifikasi TCR yang menargetkan antigen tumor, membuka peluang pengembangan terapi imun sel T untuk berbagai jenis kanker yang sulit diobati.
“Kami percaya ATLAS-seq akan menjadi alat penting dalam pengembangan terapi imun berbasis sel T untuk kanker yang sulit diobati,” kata Lin, yang juga peneliti di Raymond G. Perelman Center for Cellular and Molecular Therapeutics dan Center for Computational and Genomic Medicine di CHOP.
Penelitian ini didukung oleh hibah National Institutes of Health (R01GM121827), W.W. Smith Charitable Trust (C2004), dan CHOP Research Institute Cell & Gene Therapy Collaborative.
Sebagai rumah sakit anak pertama di Amerika Serikat, CHOP terus berkomitmen pada pelayanan pasien, pelatihan profesional medis, serta penelitian yang inovatif. Jaringan CHOP meliputi lebih dari 50 layanan primer, spesialisasi, pusat bedah, dan aliansi rumah sakit di Pennsylvania dan New Jersey, memberikan akses perawatan anak yang unggul.
Terobosan seperti ATLAS-seq menunjukkan dedikasi CHOP dalam memajukan pengobatan anak-anak dan memberikan harapan baru bagi pasien kanker di seluruh dunia. [mnd/ian]






