Kediri (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Wilis Kediri mengakibatkan sebuah warung di Dusun Badut, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri longsor ke jurang. Akibatnya, sembilan orang terjun ke jurang dan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Mojo AKP Karyawan Hadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/1/2025) siang. Korban meninggal bernama Bagus Satrio Budo Utomo (20), warga Desa Brangkal, Kecamatan Bandar Kedung Muluyo, Kabupaten Jombang.
“Saat kejadian turun hujan deras. Sembilan orang sama-sama berteduh di sebuah bangunan bekas warung. Namun beberapa saat kemudian bangunan warung yang diduga sudah rapuh tersebut roboh hingga masuk ke bawah tebing/jurang sehingga semuanya ikut terjatuh dan masuk ke jurang tersebut,” kata AKP Karyawan Hadi, pada Kamis (2/1/2025).
Menurut keterangan saksi kepada pihak kepolisian, posisi korban berada di paling ujung dan bersandar pada salah satu tiang warung dan ketika bangunan tersebut roboh korban diduga tertusuk batang kayu atau bambu yang mengenai dada sebelah kanan korban.
Mengetahui hal tersebut para saksi berusaha naik dan mengevakuasi korban dan membawanya di pingir jalan kemudian melihat korban tidak sadar para saksi berinisiatif dan langsung membawa korban ke rumah sakit dengan mengunakan Kendaraan Roda 4 yang pada saat itu melintas.
“Namun ketika dalam perjalanan korban sudah tidak sadarkan diri dan setibanya di Rumah sakit Lirboyo korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” imbuhnya.
Pihak keluarga korban pun juga sudah menerima sebagai musibah dan sudah membuat surat pernyataan yang menyatakan tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban dan menyatakan tidak akan menuntut kepada pihak manapun di lain hari. [nm/beq]





