Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan sopir bus, bus pariwisata dan angkutan barang yang melintas di jalur nasional Jalan Raya Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dilakukan tes urine. Tes urine dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan penumpang bus saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Puluhan sopir bus san angkutan barang ini diarahkan masuk ke Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Trowulan. Petugas melakukan tes urine kepada satu per satu sopir bus, bus pariwisata dan angkutan barang, tak hanya sopir bus dan angkutan barang namun juga awak bus dan angkutan barang.
Tes urine yang dilaksanakan Satlantas Polres Mojokerto ini melibatkan sejumlah petugas yakni dari Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres Mojokerto, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Hararap mengatakan, target pemeriksaan adalah bus, angkutan umum, bus pariwisata dan kendataan angkutan barang. “Tujuannnya tidak lain tidak bukan untuk menghindari penyalahgunaan obat-obatan terlarang bagi pengemudi,” ungkapnya, Selasa (24/12/2024).
Kasat menjelaskan, ada sebanyak 25 sopir kendaraan yang dites urine oleh petugas dalam Operasi Lilin Semeru 2023 tersebut. Hasilnya, pihaknya tidak menemukan pengemudi yang positif narkoba. Hanya ada satu pengemudi bus yang kedapatan sakit sehingga petugas meminta untuk berhenti terlebih dahuli untuk menuggu sopir pengganti.
“Hasilnya tidak ditemukan para pengemudi yang mengonsumsi obat-obatan terlarang. Kami hanya menemukan sopir yang kurang sehat sehingga diimbau untuk digantikan sopir yang cadangan. Sekali lagi ini bentuk komitmen kami untuk menjaga kamseltibcar lantas selama pelaksanaan Natal dan Tahun Baru,” tegasnya. [tin/kun]






