Malang (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pandaan-Malang KM 75, Kabupaten Malang, melibatkan truk pengangkut pakan ternak dan bus rombongan SMP Islam Terpadu (SMPIT) Gunung Putri, Bogor, Senin (23/12/2024).
Berikut adalah fakta-fakta terkait kecelakaan maut yang terjadi di Tol Pandaan-Malang KM 75, Lawang, Kabupaten Malang. Kecelakaan ini melibatkan truk pengangkut pakan ternak dan bus rombongan SMP Islam Terpadu (SMPIT) Gunung Putri, Bogor.
1. Kontur Jalan Menjadi Faktor
Kecelakaan terjadi di ruas jalan tol dengan kontur menanjak dan menikung ke kiri. Truk yang mengangkut pakan ternak tidak mampu menanjak, sehingga berhenti di bahu jalan. Sopir truk mencoba mengamankan kendaraan dengan mengganjal ban belakang.
“Ganjalan ban ternyata tidak sempurna sehingga truk mundur tidak terkendali,” jelas Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana di lokasi.
2. Truk Mundur Tidak Terkendali
Truk yang kehilangan kendali mundur dengan cepat. Sopir truk berusaha mengendalikan situasi, tetapi terlambat. Di belakang, bus Tirto Agung yang membawa rombongan SMPIT Gunung Putri melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tabrakan tak terhindarkan.\
3. Kerusakan Parah di Dua Kendaraan
Bus mengalami kerusakan parah di bagian depan kanan, sementara truk rusak berat di bagian belakang kiri. Posisi akhir bus melintang di sisi kiri jalan tol dan menabrak pembatas jalan.
4. Empat Korban Jiwa
Awalnya, tim evakuasi menemukan satu korban meninggal dunia. Setelah proses penyelamatan, jumlah korban bertambah menjadi empat orang, termasuk sopir bus. Identifikasi korban masih berlangsung karena tidak ada identitas yang ditemukan di tubuh korban.
“Kami akan melakukan pendalaman identitas melalui fingerprint dan koordinasi dengan pihak terkait,” ujar AKBP Putu.
5. Korban Luka Dievakuasi ke Beberapa Rumah Sakit
Korban luka telah dirujuk ke beberapa rumah sakit, seperti RSUD Lawang, RS Saiful Anwar Malang, dan rumah sakit lainnya. Prioritas utama adalah menyelamatkan korban luka dan mengevakuasi korban meninggal.
6. Faktor Penyebab Masih Diselidiki
Penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan rem blong atau kelebihan muatan pada truk, masih dalam penyelidikan. Cuaca saat kejadian mendung, namun jalan tidak licin dan tidak ada kabut yang menghalangi pandangan.
“Kami akan menghitung kapasitas muatan pakan ternak dan mengecek kondisi rem untuk memastikan penyebab pastinya,” tambah Kapolres.
7. Identitas Rombongan SMPIT Gunung Putri Dikonfirmasi
Spanduk di belakang bus mengonfirmasi bahwa rombongan berasal dari SMP Islam Terpadu Gunung Putri, Bogor. Tujuan perjalanan bus masih dalam pendataan lebih lanjut. (ted)






