Surabaya (beritajatim.com) – Afrigh Apriono, Chef Santika Gubeng Surabaya, menghadirkan inovasi kuliner dengan menyulap ikan salmon menjadi kudapan istimewa. Tak hanya diolah menjadi steak atau grill, kali ini salmon dipadukan dengan daun kecombrang, menghasilkan cita rasa khas Indonesia yang menggoda selera.
Bunga kecombrang yang umumnya digunakan sebagai bahan obat-obatan atau racikan jamu kini berubah menjadi sajian kuliner unik. Bunga segar ini dipadukan dengan salmon yang telah dimarinasi, lalu dimasak menggunakan bumbu rempah khas berwarna kuning dan campuran santan.
“Untuk pembuatannya cukup mudah. Haluskan bumbu lengkap seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, lada, garam, dan penyedap. Setelah bumbu ini ditumis hingga kecokelatan, barulah dicampurkan dengan santan, lalu masukkan salmon yang sudah dipanggang,” ungkap Afrigh.
Afrigh menambahkan bahwa olahan ini berbeda dari yang lain. Jika biasanya salmon digunakan dalam keadaan mentah, kali ini harus dipanggang terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan minyak di kulit, sehingga daging salmon tetap utuh selama proses pengolahan.
Setelah matang, salmon berbumbu kuning ini disajikan bersama salad sayur dan kentang goreng atau mashed potato. “Kecombrang ini memiliki cita rasa khas, yakni asam seperti lemon dengan sentuhan pedas seperti jahe. Rasanya unik saat dipadukan dengan salmon yang gurih,” imbuhnya.
Salah satu pecinta kuliner asal Surabaya, Via, mengatakan menu ini sangat cocok untuk santap malam Natal. Perpaduan kecombrang dan salmon menciptakan sajian yang berbeda dari menu Natal pada umumnya.
“Enak banget, bumbunya seperti lodeh tapi bukan lodeh. Rasa asam dan pedas kecombrangnya terasa di lidah. Cocok lah untuk inovasi menu dinner Natal supaya tidak monoton ayam kalkun terus,” ujar Via, Rabu (18/12/2024).
Dengan harga Rp115.000, Anda bisa menikmati sensasi lezatnya salmon kecombrang bersama keluarga dan orang tersayang. Sajian istimewa ini siap memanjakan lidah dengan perpaduan rasa khas Nusantara dan sentuhan Asia Timur. (way/kun)






