Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya mengukuhkan 545 wisudawan dalam acara Wisuda ke-57 Sarjana dan ke-32 Magister di Graha Bhayangkara, Surabaya, Rabu (18/12/2024).
Rektor Ubhara Irjen Pol (Purn) Drs Anton Setiadji mengatakan bahwa selama berdirinya Ubhara, Kampus ini telah meluluskan sebanyak 15.599 wisudawan, yang terdiri dari 13.892 lulusan S1 dan 1.707 lulusan S2.
Ia menekankan, wisuda ini bukan hanya simbolis, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kampus kepada publik, sekaligus kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanah konstitusi Indonesia.
“Di usia ke-42 tahun ini, Ubhara selalu berupaya menampilkan inovasi dan perjuangan meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Jawa Timur dan Indonesia,” kata Anton.
Salah satunya adalah renovasi Graha Bhayangkara serta pembangunan tiga tower baru di Kampus II Ubhara di Lidah Kulon, Wiyung. Selain itu, dua alumni Ubhara juga ikut serta dalam Pendidikan SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana).
Kepada para wisudawan, Anton juga mengingatkan untuk tidak berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih. Mereka diminta untuk terus mengembangkan kemampuan diri, bersikap rendah hati, dan menjaga nama baik almamater di masyarakat. “Gunakan ilmu dan keahlian yang telah diperoleh untuk bersaing di dunia kerja atau menciptakan peluang kerja,” ujar tuturnya.
Sementara itu, Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Ary Satriyan yang membacakan sambutan Kapolda Jatim, menyampaikan optimisme bahwa cita-cita Ubhara untuk menjadi universitas unggul berbasis keamanan dan kebangsaan akan tercapai.
Ia juga mengingatkan bahwa sejarah berdirinya Ubhara tidak lepas dari peran penting Polda Jatim. “Para lulusan diharapkan dapat mendukung Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta mengabdi untuk kemajuan bangsa,” katanya.
Ia berpesan kepada para wisudawan agar menjadi insan yang siap pakai dengan keterampilan yang mumpuni, jujur, berintegritas, dan terus mengembangkan potensi diri untuk menghadapi tantangan zaman. “Jadilah generasi yang taat hukum, agen perubahan positif, dan jauhi narkoba,” pesannya.
Sedangkan Pembina Yayasan Brata Bhakti Jatim, Brigjen Pol (Purn) Drs Sugiyono mengingatkan para wisudawan agar tidak hanya mengandalkan ijazah untuk menghadapi tantangan ke depan. “Terus kembangkan kemampuan dan ilmu yang didapatkan selama di Ubhara,” pesannya. [ipl/kun]






