Jember (beritajatim.com) – Febriana Dwipuji Kusuma, juara turnamen bulutangkis internasional asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, takjub menyaksikan alun-alun Jember Nusantara di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (18/12/2024).
Febriana pulang kampung setelah sepanjang tahun ini berlatih di pusat pelatihan nasional dan mengikuti sejumlah turnamen di luar negeri. Sejumlah gelar disabetnya antara lain juara ganda putri BWF World Tour Super 300 Taipei Open 2024, juara ganda putri BWF World Tour Super 500 Australia Open 2024, dan runner-up ganda putri BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2024.
Bupati Hendy Siswanto menjamu Febriana dan orangtuanya di Pendapa Wahyawibawagraha, sekaligus mengajaknya ke alun-alun Jember Nusantara. Alun-alun ini baru saja selesai direnovasi dan direaktivasi pada 14 Desember 2024.
Megatron berukuran panjang 30 meter dan lebar 10 meter langsung menyita perhatian Febriana. Apalagi megatron tersebut menayangkan cuplikan film profil tentang dirinya.
“Saya senang dan merinding waktu melihat videotron ini. Ada saya kan, jadi saya merinding. Saya mendoakan Bapak Bupati dan warga Jember yang selalu mendukung dan mendoakan saya di mana pun saya bertanding,” kata Febriana.
Febriana dan Hendy sempat bertanding adu tepok bulu angsa di alun-alun dengan disaksikan siswa-siswa Perkumpulan Bulutangkis Putra Jember. Hendy menjajal raket bermerek Victor yang dihadiahkan Febriana sebagai kenang-kenangan.
Hendy bangga dengan capaian prestasi Febriana. Ia ingin kelak pertandingan atlet ganda putri 2001 itu bisa disiarkan melalui megatron dan disaksikan ribuan orang warga yang berkumpul di sana.
“Kita punya megatron di alun-alun. Jadi kalau Pak Febriana sempat, kan Januari mau ke Malaysia, sampaikan ke pelatih, kami minta videonya. Kalau ada link (siarannya), kami minta, sehingga bisa nobar di sini,” kata Hendy.
Capaian Febriana diharapkan Hendy bisa menginspirasi banyak orang. “Pada saat ditayangkan, minimal kita bisa berdoa. Pegiat dan pecandu bulutangkis bisa bersemangat, ada orang Jember yang bertanding ditayangkan dalam LED (megatron) ini. Ini yang saya maksud ‘dunia dalam genggaman’ lewat layar megatron,” katanya. [wir]






