Jombang (beritajatim.com) – Manyambut tahun 2025, Iqro Semesta meluncurkan program bernama Gerakan Literasi Finansial. Munculnya program tersebut berdasarkan rapat secara terbatas yang dihadiri semua pengurus pada Kamis (12/12/2024).
Dewan Pembina Iqro Semesta Yusron Aminulloh menjelaskan, pihaknya sedang menyiapkan gagasan untuk semakin peduli sama masyarakat. “Tahun 2025, kita fokus pada gerakan pada salah satu literasi dari lima yang disebut oleh Unesco. Literasi itu yakni literasi finasial,” ujar Yusron.
Dari semua jenis literasi yang diakui Unesco, dan berlaku di Indonesia, terdapat satu literasi yang kurang mendapat perhatian. Selama ini literasi hanya dimaknai sebagai membaca dan menulis. Padahal tidak hanya itu.
Menurut Yusron, ada satu yang kurang dalam berliterasi, yakni literasi finansial. Ini problem besar bagi bangsa, masalah besar bagi anak muda kita. Karena ke depan kalau mereka tidak memahami literasi finansial, tidak memahami perencanaan keuangan, tidak memahami perencanaan kehidupan, tidak memahami segala macam hal yang berkaitan dengan keuangan, mereka akan berat menghadapi tantangan zaman yang semakin berat seperti sekarang.
“Ayo teman-teman siapa saja yang mau bergabung, jadi relawan dan penggerak aktivis literasi finansial untuk menggerakkan gerakan ini ke kampus-kampus, ke sekolah-sekolah, ke dinas-dinas perpustakaan dan pendidikan di seluruh Jatim,” tambah Yusron yang juga Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Jawa Timur ini.
Gerakan ini akan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Jawa Timur, Dinas Pendidikan Jatim, Dinas Perpustakaan dan Dinas Pendidikan di daerah-dareah seluruh Jatim. Pemda-pemda untuk bekerja sama mewujudkan gerakan ini dan bergerak bersama-sama. [suf]






