Malang (beritajatim.com) – SDN 4 Klepu di Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, turut berpartisipasi dalam pameran yang diselenggarakan untuk memperingati HUT Kabupaten Malang yang ke-1264. Dalam pameran tersebut, sekolah ini mengangkat seni budaya tradisional Indonesia, khususnya wayang kulit, sebagai salah satu fokus utama, sekaligus memperkenalkan produk-produk ekonomi kreatif dari wilayah setempat.
Wayang kulit, yang tidak hanya merupakan hiburan, tetapi juga cermin kehidupan, mengandung ajaran dan falsafah hidup, serta mencerminkan kecerdasan manusia. Oleh karena itu, Hendra Yulianto, guru kelas 5 SDN 4 Klepu, menganggap penting untuk mengenalkan seni budaya ini kepada generasi penerus bangsa.
“Tujuan kami adalah agar anak-anak didik mengenal lebih dekat tentang dunia perwayangan, yang dapat menumbuhkan nilai-nilai kebajikan melalui tokoh-tokoh berkarakter baik seperti Pandowo Limo, Semar, Petruk, dan Gareng,” jelas Hendra.
Wayang kulit ini menjadi medium untuk mengajarkan nilai moral dan kebijaksanaan yang penting bagi perkembangan karakter anak-anak.
Selain seni budaya, pameran ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan ekonomi kreatif di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Hendra memaparkan bahwa SDN 4 Klepu turut mengangkat produk UMKM dari Desa Klepu, Sekarbanyu, dan Desa Tambakasri, seperti kopi lanang dan kripik daun kelor.
“Pemproduksi kopi lanang di tiga desa ini cukup menarik perhatian, dengan penjualan mencapai 35 liter per hari. Selain itu, kripik daun kelor yang memiliki manfaat kesehatan juga menjadi produk yang sangat diminati,” kata Hendra.
Kepala SDN 4 Klepu, Ahmat Said, menambahkan bahwa pameran ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pendidikan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dapat bersaing dengan daerah lain. Wayang kulit yang dipamerkan merupakan karya asli dari siswa, meskipun terbuat dari bahan sederhana, namun ke depannya akan terus dikembangkan dan disempurnakan agar lebih mirip dengan bahan aslinya.
“Melalui pameran ini, kami ingin memperkenalkan karya-karya siswa dan juga produk unggulan UMKM setempat, serta membuktikan bahwa sekolah-sekolah di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dapat berkontribusi besar dalam pelestarian budaya dan perekonomian lokal,” ujar Said.
Dengan upaya tersebut, SDN 4 Klepu berharap dapat semakin memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif dari wilayah tersebut, sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk lebih menghargai warisan budaya tradisional Indonesia. [yog/beq]






