Bondowoso (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso menerima laporan adanya banjir luapan drainase di Desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang, pada Selasa (10/12/2024) pukul 18.33 WIB.
Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang membuat saluran drainase dan selokan di wilayah tersebut tidak mampu menampung debit air, sehingga menggenangi jalan dan halaman rumah warga.
“Banjir terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo.
Air yang meluap dari saluran drainase menggenangi jalan utama menuju Desa Lojajar RT 05 RW 03 serta satu rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Tim BPBD Kabupaten Bondowoso bersama Agen Informasi Bencana Jawa Timur 5.5 dan warga sekitar segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat,” tuturnya.
Upaya yang dilakukan meliputi assessment situasi dan dampak banjir oleh Pusdalops dan Agen, serta Penanganan langsung oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB).
“Tim menggunakan beberapa peralatan operasional, seperti gergaji mesin, tali tambang, linggis, dan garu untuk mendukung penanganan di lokasi,” bebernya.
Kendaraan operasional yang dikerahkan mencakup dua unit kendaraan roda empat. Hingga pukul 18.15 WIB, penanganan di lokasi telah selesai dilakukan.
Saat berita ini dibuat, situasi di Desa Lojajar sudah terpantau aman dan terkendali. Namun cuaca di wilayah Bondowoso dan sekitarnya dilaporkan mendung.
“Sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” imbau Sigit. [awi/beq]






