Surabaya (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Surabaya pada Selasa (19/12/2024) petang menyebabkan 19 pohon tumbang di berbagai wilayah. Insiden ini terjadi sejak pukul 14.50 hingga 16.00 WIB, meliputi Surabaya Pusat, Timur, Selatan, Barat, dan Utara.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengungkapkan bahwa pohon tumbang menyebabkan gangguan di sejumlah titik strategis. Salah satunya terjadi di Jalan Raya Sambikerep dan Jalan Kayoon, yang hingga sempat menutup ruas jalan.
“Di Jalan Kayoon, dahan besar pohon patah akibat angin kencang dan menimpa kanopi kios bunga. Petugas BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung melakukan pemotongan dan membersihkan lokasi,” jelas Hebi.
Selain menghalangi jalan, pohon tumbang juga merusak infrastruktur. Di Jalan Raya Darmo Permai III, Kecamatan Dukuhpakis, sebuah pohon tumbang menimpa tiang listrik, menimbulkan kekhawatiran akan bahaya aliran listrik.
“Petugas segera mengevakuasi pohon tumbang dan meminggirkannya agar tidak menghalangi jalan. Kami sudah koordinasikan dengan PLN terkait kabel listrik yang menjuntai,” kata Hebi.
Di lokasi lain, di Jalan Bintoro, sebuah pohon besar tumbang menimpa mobil operasional milik Satpol PP Kota Surabaya. Salah satu penumpang, Bagus Dwi Saputra, menceritakan detik-detik menegangkan saat insiden tersebut.
“Saat itu hujan deras, tiba-tiba pohon tumbang. Pandangan sangat terbatas, hanya satu meter dari kaca mobil. Saya langsung refleks membuka kaca dan melompat keluar untuk menyelamatkan diri,” ujar Bagus, yang hanya mengalami luka ringan.
BPBD Kota Surabaya bersama DLH dan PLN terus berkoordinasi untuk mengevakuasi sisa-sisa pohon tumbang di berbagai lokasi. Hingga Selasa malam, sebagian besar ruas jalan sudah kembali dapat dilalui.
Hebi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada di musim hujan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. “Kami juga mendorong warga untuk melaporkan segera jika ada pohon yang rawan tumbang,” tambahnya. [asg/ian]






