Pasuruan (beritajatim.com) – Warga Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, Kabupaten Pasuruan, mengeluhkan gatal-gatal yang muncul setelah wilayah mereka terendam banjir beberapa waktu lalu. Keluhan ini semakin diperparah dengan minimnya bantuan yang diterima warga.
Moh. Rois, salah satu warga yang terdampak, mengungkapkan kekecewaannya. “Saat banjir, kami tidak mendapatkan bantuan apapun. Sekarang, setelah banjir surut, banyak warga yang mengalami gatal-gatal,” ujarnya dengan nada kesal.
Menurut Rois, kondisi lingkungan yang masih kotor akibat sisa-sisa banjir menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit kulit seperti gatal-gatal. “Kami sangat membutuhkan bantuan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini,” imbuhnya.
Diketahui, banjir yang melanda Dusun Serambi beberapa waktu lalu cukup parah. Ketinggian air mencapai hampir satu meter merendam rumah-rumah warga.
Meskipun air sudah surut, namun dampaknya masih terasa hingga saat ini. Salah satunya yakni penyakit gatal yang dialami oleh sejumlah warga yang terdampak.
Warga berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat segera memberikan perhatian dan bantuan yang diperlukan. Selain obat-obatan, warga juga membutuhkan bantuan untuk membersihkan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit. (ada/kun)






