Surabaya (beritajatim.com) – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior 2024 resmi dibuka pada Rabu (4/12/2024) di GOR Futsal Universitas Negeri Surabaya. Lebih dari 100 atlet dari berbagai daerah mengikuti ajang ini, yang berlangsung hingga 6 Desember 2024.
Acara ini digelar atas kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) dengan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).
Kejurnas ini menjadi ajang penting dalam mempersiapkan atlet muda berbakat yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Taekwondo Cadet 2025 di Fujairah, Uni Emirat Arab.
Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora RI, Dr. Muhammad Aziz Arianto, MPd, menyatakan bahwa seleksi nasional ini bertujuan menjaring talenta terbaik untuk mewakili Indonesia.
“Saya optimis, dalam 8 hingga 10 tahun ke depan, atlet Indonesia yang memulai pembinaan sejak usia 16 tahun akan mampu bersaing di tingkat internasional, termasuk Olimpiade 2032,” ujar Aziz.
Aziz menambahkan bahwa pembinaan olahraga yang terstruktur menjadi kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi. Menurutnya, diperlukan 10.000 jam latihan atau setara 10 tahun pembinaan untuk menciptakan atlet kelas dunia.
“Target pemerintah adalah menyiapkan atlet Taekwondo untuk berlaga di SEA Games dan Olimpiade. Dengan pembinaan yang konsisten, kami yakin Indonesia dapat bersaing di ajang internasional,” jelasnya.
Staf Khusus Ketua Umum PBTI, Mayor Jenderal TNI (Mar) Supriyono, S.E., M.M., menyatakan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya PBTI untuk menemukan bibit atlet potensial dari seluruh Indonesia.
“Melalui kejuaraan ini, kami berharap dapat mencetak atlet berprestasi yang siap bersaing di kejuaraan internasional seperti di Uni Emirat Arab dan Korea Selatan. Prinsip fair play dan integritas menjadi pijakan utama dalam kejuaraan ini,” ungkap Supriyono.
Kepala Bidang Prestasi PBTI, Pino Indra, menjelaskan bahwa atlet yang lolos seleksi Kejurnas ini akan menjalani serangkaian tes kesehatan, fisik, dan psikologi.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menyiapkan atlet terbaik dengan pelatihan intensif dan seleksi ketat. Hanya yang terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari Kemenpora RI dan PBTI, Kejurnas ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru atlet Taekwondo Indonesia yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. [way/ian]






