Gresik (beritajatim.com) – Anak usaha PT Tuban Petrochemical Industries (TPI). Yakni, PT Petro Oxo Nusantara (PON) Gresik melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan proyek Neopentyl Glycol (NPG) berkapasitas 30.000 ton per annum, atau TPA dengan investasi senilai Rp 850 miliar.
Keberadaan proyek tersebut, untuk memperkuat industri petrokimia. Dimana, 80 persen produk NPG diekspor ke China, India, dan negara di kawasan Asean. Sejak berdiri pada tahun 1998, PT PON Gresik terus berkembang sebagai industri 2-EH (Ethyl Hexanol) terhandal di Indonesia, dan di Asia Tenggara.
Sebagai langkah strategis terhadap hilirisasi industri petrokimia. PON saat ini akan memproduksi produk diversifikasi NPG berkapasitas 30.000 TPA sekaligus menjadi pabrik NPG pertama di Indonesia dan di Asia Tenggara.
Presdir PT PON Gresik, Jaya Martapa mengatakan, industri petrokimia seperti NPG sangat penting untuk mengurangi ketergantungan impor.
“Proyek NPG senyawa kimia organik yang dihasilkan melalui proses kondensasi aldol formaldehyde dan isobutyraldehyde. Dengan teknologi proses hidrogenasi mutakhir, akan menjadi produk berkualitas tinggi dengan dampak polusi dan limbah yang minim terhadap lingkungan,” katanya, Rabu (4/12/2024).
Dirinya yakin adanya pabrik ini akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung hilirisasi industri petrokimia nasional, dan akan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal.
Ia menambahkan, 80 persen dari total produksi NPG diorientasikan ke pasar ekspor. Dengan tujuan pasar utama adalah China, India dan Asia Tenggara. “Pembangunan pabrik ini akan memakan waktu sekitar dua tahun, dan ditargetkan beroperasi pada bulan April Tahun 2026,” imbuhnya.
Sementara itu, Arief Budiyanto Direktur Pengembangan PT Tuban Petrochemical Industries (TPI) menuturkan, ground breaking ini salah satu milestone pengembangan proyek Pertamina di industri petrokimia.
“Pembangunan proyek 30 ribu TPA ini menjadi unggulan untuk mendukung pengembangan industri petrokimia yang berorientasi ke pasar ekspor. Kami berharap proyek NPG bisa selesai sesuai target,” ungkapnya. [dny/kun]






