Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mendistribusikan sebanyak 1,1 juta liter air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan khususnya pada musim kemarau 2024.
Angka tersebut merupakan total air bersih yang didistribusikan organisasi kemanusiaan sebagai salah satu program sosial, guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan yang dilaksanakan sejak awal September 2024 lalu.
“Total air bersih yang kita distribusikan dalam tiga bulan terakhir, yakni sejak 7 September hingga 30 November 2024. Tercatat sebanyak 1.100.000 liter air bersih gratis,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono melalui Sekretaris Hairul Saleh, Senin (2/12/2024).
Program sosial yang digagas PMI Pamekasan, merupakan program rutin yang digelar setiap tahun khusunya pada masa musim kemarau. “Kegiatan sosial ini merupakan kerjasama PMI Pamekasan, bersama PMI Jawa Timur, serta masyarakat yang peduli terhadap nasib sesama,” ungkapnya.
“Namun secara umum, aksi sosial ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan di Pamekasan, khususnya selama mereka mengalami kekeringan air bersih akibat kemarau,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, pihaknya melibatkan sejumlah perorangan maupun berbagai komunitas yang ikut serta dan berpartisipasi meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan di Pamekasan. Seperti komunitas alumni SMA Negeri 1 Pamekasan, Bumi Griya Madani, Dafis One, Gus Aak, Karimata FM, dan LDII, KH Musleh Adnan, Mandhala Senom, Komunitas Arah Jejak, dan beberapa komunitas lainnya.
“Maka dari itu kami menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pendistribusian air bersih, mulai dari rekan-rekan KSR (Korp Sukarelawan), khusunya sejumlah komunitas yang terlibat dalam bentuk donasi,” jelasnya.
Hanya saja pendistribusian air bersih tersebut disalurkan di empat dari total 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, seiring dengan keterbatasan armada tangki di PMI Pamekasan. “Sasaran pendistribusian dipusatkan di wilayah selatan Pamekasan, yakni di Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Tlanakan,” sambung Hairul.
Sementara berdasar Surat Keputusan Bupati Pamekasan, Nomor 188/681/432.013/2024 tentang Penetapan Desa Penerima Bantuan Air Bersih Tahun 2024, terdapat sebanyak 269 dusun di 76 desa yang tersebar di 11 dari total 13 kecamatan di Pamekasan, dinyatakan terdampak kekeringan. [pin/ted]






