Tuban (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepanjang Jumat (29/11/2024) hingga Sabtu (30/11/2024), menyebabkan beberapa desa terendam banjir.
Salah satu titik terdampak paling parah adalah Desa Padasan, yang mengalami banjir bandang akibat jebolnya tanggul di desa tetangga.
Peristiwa ini sempat diabadikan oleh warga setempat dan beredar luas di media sosial, menunjukkan derasnya aliran air yang meluber ke pemukiman warga.
Camat Kerek, Nanang Wahyudi, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya air hujan dari wilayah Montong yang tidak dapat ditampung oleh saluran pembuangan. Hal ini mengakibatkan air meluber ke kawasan pemukiman warga di sekitar bantaran saluran.
“Iya, karena luapan air hujan dari wilayah Montong dan sekitarnya menjadikan saluran pembuangan air hujan tidak cukup sehingga meluber ke pemukiman warga,” ujar Nanang.
Nanang menambahkan bahwa empat desa yang terdampak banjir adalah Desa Padasan, Temayang, Jarorejo, dan Margomulyo.
Saat ini, pihak Kecamatan Kerek bersama pemerintah desa setempat telah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi banjir.
“Sampai saat ini kami mengecek warga yang terdampak,” imbuh Nanang.
Selain itu, upaya penanganan sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan mengurangi dampak dari banjir tersebut.
Pemerintah Kecamatan Kerek mengimbau warga yang tinggal di sekitar bantaran saluran air untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi di kawasan ini. Warga juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi keadaan darurat. [ayu/ian]






