Jombang (beritajatim.com) – Tempat penampungan debu kayu di pabrik triplek PT AHM (Ahsa Karunia Mill) Jl Raya Sumberboto Desa Grobogan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang terbakar hebat, Senin (25/11/2024) dini hari.
Sebelum terjadinya kebakaran, warga sempat mendengar ledakan cukup keras. Ledakan tersebut terdengar hingga radius 2 kilometer. Tentu saja, karyawan yang sedang bekerja di pabrik pengolahan kayu tersebut panik.
Namun beruntung, tidak ada korban dalam kejadian ini. Dugaan sementara, terbakarnya penampungan debu kayu tersebut disebabkan oleh mesin broiler atau ketel uap di pabrik tersebut mengalami over heat.
“Sempat terdengar ledakan keras. Terdengar hingga radius tiga kilometer. Warga mendengar ledakan itu. Ternyata pabrik triplek di Jl Raya Grobogan terbakar. Tapi tidak begitu parah,” kata Umar Maarif, warga sekitar yang juga relawan.
Samidi, Korpos (Koordinator Pos) Damkar (Pemadam Kebakaran) Ngoro Jombang menjelaskan, pihaknya menerjunkan dua mobil pemadam dari Mojoagung dan Ngoro. Walhasil, api berhasil dipadamkan dalam rentang satu jam.
Samidi mengatakan, penyebab kebakaran diduga berasal dari tungku yang terlalu panas atau over heat. Hal itu menyebabkan menyebark ke oven pembuangan. “Sempat kesulitan saat pemadaman. Karena kondisi tungku tertutup semua. Walhasil, api berhasil kita padamkan dalam satu jam,” pungkas Samidi. [suf]






