Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menjadwalkan pendistribusian logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 selama dua hari yakni tanggal 23-24 November 2024. Setiap harinya, pendistribusian dilakukan di sembilan kecamatan.
Di hari pertama, Sabtu (23/11/2024) ini, pendistribusian logistik Pilkada Serentak 2024 dilakukan di sembilan kecamatan terjauh. Di antaranya, Kecamatan Jatirejo, Gondang, Pecat, Trawas, Ngoro, Pungging, Kutorejo, Mojosari dan Dlanggu. Dari 9 kecamatan tersebut terdapat 792 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dengan jumlah kotak suara sebanyak 1.584 buah, jumlah kotak Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) sebanyak 18 buah dan jumlah bilik suara sebanyak 3.168 buah. Sementara di hari kedua yakni, Minggu (24/11/2024) pendistribusian logistik dilakukan di sembilan kecamatan sisa.
Yakni Kecamatan Bangsal, Trowulan, Puri, Sooko, Gedeg, Kemlagi, Jetis, Dawarblandong dan Mojoanyar. Dengan jumlah TPS sebanyak 826 buah, kota TPS sebanyak 1.652 buah, kotak PPK sebanyak 18 buah dan bilik suara sebanyak 3.304 buah. Sementara total jumlah TPS sebanyak 1.618 buah.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat mengatakan, pihaknya mengagendakan dua hari pendistribusian logistik Pilkada Serentak 2024. “Ada sebanyak 1.584 kotak suara, 3.168 bilik suara dengan 792 TPS yang tersebar di 9 kecamatan. Target kita 2 hari karena tanggal 25-26 November sudah bergeser ke TPS,” ungkapnya.
Dalam proses pendistribusian logistik Pilkada Serentak 2024 tersebut pihaknya bekerja sama dengan TNI/Polri serta pengawas. Pendistribusian dilakukan menggunakan mobil boks untuk mengantisipasi cuaca yang saat ini sudah masuk musim hujan.
“Kita antisipasi segala kemungkinan, kita waspadai semua ancaman. Selama 24 jam, logistik yang tiba di masing-masing kecamatan akan dijaga TNI/Polri. PPK sudah kita instruksikan untuk berkoordinasi dengan Forkompimca terkait tempat logistik, ada yang di gudang, lantai III kantor, rumah dinas kecamatan,” katanya. [tin/ian]






