Jakarta (beritajatim.com) – Bagi banyak trader pemula, memasuki dunia trading sering kali terasa penuh tantangan. Mereka harus mempelajari analisis teknikal dan fundamental untuk memahami pasar dan membuat keputusan yang tepat. Selain itu, keterbatasan modal sering menjadi kendala, karena besarnya modal berpengaruh langsung terhadap profit yang dapat diperoleh.
Di sinilah fasilitas leverage dapat menjadi solusi yang membuka kesempatan untuk meraih profit yang lebih besar. Leverage memungkinkan trader untuk “meminjam” dana dari broker guna meningkatkan daya beli mereka, sehingga potensi profit pun ikut meningkat. Namun, untuk memanfaatkan leverage secara maksimal, penting bagi trader untuk memahami cara kerja leverage dan menerapkan strategi yang tepat untuk mengelola risiko.
Untuk membantu trader pemula dan menengah mengoptimalkan potensi keuntungan trading dengan leverage, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan program edukatif bernama “Tiba-Tiba Jadi Trader”. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan nyata kepada para trader yang ingin mempelajari leverage trading dengan cara yang aman dan bijak.
Program “Tiba-Tiba Jadi Trader” dirancang dengan sejumlah manfaat yang akan membimbing para trader dalam memanfaatkan fasilitas leverage trading. Peserta akan mendapatkan modal awal sebesar Rp50.000 untuk mulai belajar trading menggunakan fasilitas One Day Trading (ODT), serta akses ke sesi bootcamp eksklusif bersama mentor berpengalaman. Mereka juga akan mendapat rekomendasi saham harian dan kesempatan untuk bergabung dalam komunitas untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman.
“Program ini adalah bentuk komitmen IPOT untuk mendukung para trader dalam meningkatkan kemampuan mereka. Kami memahami bahwa dunia trading bisa menantang, terutama bagi mereka yang baru memulai. Oleh karena itu, kami memberikan tidak hanya modal awal, tetapi juga edukasi yang dibutuhkan agar setiap trader dapat memanfaatkan peluang pasar dengan optimal,” ujar Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The.

Program ini mencakup tiga dukungan utama yang dirancang untuk memberi bekal pengetahuan dan bimbingan dalam leverage trading, yaitu:
- Modal Awal Belajar Trading: Peserta mendapatkan modal awal sebesar Rp50.000 untuk memulai trading dengan fasilitas ODT, memberikan kesempatan untuk belajar tanpa risiko besar.
- Bootcamp & Coaching Group: Program ini juga menawarkan sesi edukasi yang meliputi webinar dan diskusi langsung dengan mentor trading berpengalaman, seperti Fransiskus Wiguna (Founder Belajar Saham+), Handi Erawan (Founder House of Traders Community), Geocoychea Komando (Founder Price Action Method), dan Yeremia (Stock Analyst Rekom Saham). Mereka akan membagikan teknik-teknik praktis yang telah terbukti efektif.
- Rekomendasi Saham Terkini: Peserta akan mendapatkan rekomendasi saham terkini dari analis IPOT melalui WhatsApp Community Tiba-Tiba Jadi Trader, serta kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai saham-saham yang direkomendasikan.
Moleonoto menegaskan bahwa program ini hadir dengan visi memberikan dukungan holistik bagi trader, terutama bagi mereka yang ragu mencoba leverage trading. Melalui “Tiba-Tiba Jadi Trader,” IPOT berkomitmen untuk menjadikan proses pembelajaran lebih intensif, praktis, terstruktur, dan terarah.
“Program ini berlangsung dari 15 November hingga 20 Desember 2024 dan dapat diikuti oleh seluruh pengguna IPOT yang telah mengaktifkan akun One Day Trading (ODT) selama periode program. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Tiba-Tiba Jadi Trader atau ikuti akun media sosial IPOT,” tutupnya. [beq]






