Surabaya (beritajatim.com) – Acara Award Ceremony 2nd Drawing Competition 2024 yang digelar oleh Lotus Art Courses bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, berlangsung meriah dan penuh keceriaan.
Hadir dalam acara tersebut, Anthony Clark B. Teach, Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, I Putu Mahendra, founder Lotus Art Courses, Satria Wicaksana sebagai Inkala designer and art, serta Bong Augviera selaku COO Western Sydney University.
“Melalui seni, kita dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Australia. Kompetisi seperti ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas dan pemahaman budaya kedua negara,” ujar Anthony Clark.
Mengusung tema ‘Flora and Fauna Indonesia and Australia’, Lotus Art mengimplikasikan hubungan diplomatik yang baik diantara kedua negara, dimana hal ini relevan dengan 75 tahun perayaan diplomasi antara Indonesia dengan Australia.
“Melalui kegiatan ini, saya harap generasi muda yang menekuni dunia seni Lukis bisa menjadi lebih aktif, kreatif, dan percaya diri. Mengingat saat ini memasuki era persaingan industri kreatif secara global.” Ujar Putu Mahendra.
Diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Jawa Timur, acara ini memberikan apresiasi terhadap karya seni anak-anak dalam tiga kategori utama: Kategori A (5-7 tahun), Kategori B (8-11 tahun), dan Kategori C (12-15 tahun).
Tema lomba lukis yang diusung tahun ini menggambarkan keindahan alam kedua negara dengan sentuhan imajinasi dan kreativitas para peserta.
“Secara Umum, indikator penilaian dari karya karya ini mengeksplorasi berbagai macam bentuk, warna, dan komposisi yang dituangkan secara apik. Selain itu, kami tentu saja mengapresiasi segala bentuk imajinasi dan kreativitas yang dituangkan para peserta.” tambah Satria Wicaksana.
Dalam lomba ini, karya-karya peserta diseleksi ketat oleh tim juri yang berkompeten, termasuk di antaranya Putu Mahendra, seorang seniman dan juri dalam kompetisi ini, serta Satria Wicaksana dari Inkala Art Design yang turut memberikan penilaian.
Dari sekian banyak karya yang masuk, terpilihlah lima karya terbaik dari masing-masing kategori, yang kemudian diumumkan dalam acara puncak ini.
Puncak acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang yang tentu saja menjadi momen yang sangat membanggakan bagi mereka dan keluarga.
Dyof Akbar Ikranagara, remaja yang bulan ini genap berumur 15 tahun mengungkapkan filososfi dari lukisan miliknya yang berjudul ‘Antara Dua Benua (Perpaduan Dua Benua yang Sangat Indah)’.
“Seperti yang terlihat secara kasatmata, ada beberapa hewan yang tergambar disini. Ada orangutan, burung cenderawasih, badak bercula, hingga koala. Beberapa hewan tersebut juga memegang bendera Indonesia dan Australia. Polanya membentuk sketsa kanguru yang menggambarkan hubungan kedua negara.” terangnya.
Untuk menghasilkan karya ini, Dyof membutuhkan waktu kurang lebih 4 hari. Penghargaan best 5 di Drawing Competition 2024 menjadi gelar keduanya, setelah sebelumnya juga meraih gelar pada putaran pertamanya.
Selain itu, Freedom in the Unity of Indonesia and Australia milik Maura Azalia Kirani Simanjuntak, memperlihatkan berbagai flora dan fauna yang ada di kedua negara.
“Hewan-hewan di lukisan ini menggambarkan ekspresi mereka ketika bebas di alam. Sedangkan latar belakang hitam dan putih mencerminkan habitat mereka yang telah hancur.” jelasnya.
Untuk menghasilkan karya apiknya ini, ia menggunakan teknik watercolor. Dengan rincian watercolor normal dan versi kental, serta teknik aquarel.
Berikut merupakan daftar pemenang Best 5 di tiap-tiap kategori:
Kategori A (5-7 tahun)
1. Arita Riezki Nazaki / Burung Galah dan Burung jalak Bertemu Ketika Matahari terbenam
2. M. Haidar Baihaqi / Orang Utan Bertemu Kanguru dan Teman-Teman
3. Venya Grace Mulia / My Zoo
4. Agista Tsabita Sarasvati / Enjoy a Sunny Day in Tropical Garden
5. Fatima Mutiara / Pagi Eksotis
Kategori B (8-11 tahun)
1. Madeleine L. Tongku / The Wonder of Two Countries
2. Ali Akhtar Aryasatya / Simfoni Alam: Keberagaman Indonesia dan AUstralia
3. Go Vallerie Aimee G. / the Harmony of Diversity
4. Talia Tirza / Peaceful Nap
5. Clarissa Adela / the Sleepover
Kategori C (12-15 tahun)
1. M. Rizki Hamdani / Flora dan fauna Indonesia dan Australia
2. Demilanarie Mulya / the Tree of Life
3. Dyov Akbar Ikranagara / Antara Dua Benua (Perpaduan Dua Benua yang Sangat Indah)
4. Maura Azalia Kirani S. / Freedom in The Unity of Indonesia and Australia
5. Made Hayuning A. / Keanekaragaman Unik Antara Dua Negara






