Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 1.161 mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya terjun ke sekolah-sekolah untuk berbagi ilmu tentang nilai-nilai kebangsaan dalam Proyek Kebangsaan Nasional.
Kegiatan ini berlangsung mulai 8 hingga 16 November 2024, dan merupakan bagian dari mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan.
Mahasiswa UK Petra Surabaya mengajar di 163 kelas di 25 sekolah dasar di Surabaya, Gresik, dan Madura, menyampaikan materi tentang keberagaman, toleransi, dan anti-intoleransi.
Ketua Departemen Mata Kuliah Umum UK Petra Surabaya Dr Linda Bustan mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa internasional, termasuk dari Amerika Serikat, Belanda, dan Bulgaria.
“Proyek ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajarkan nilai kebangsaan sambil mengasah keterampilan praktis dalam berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat,” katanya, Jumat (15/11/2024).
Linda menambahkan, Proyek Kebangsaan Nasional ini tidak hanya mengasah kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis tentang isu-isu kebangsaan, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.
Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebangsaan dan solidaritas antargenerasi. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari persiapan menghadapi Generasi Emas 2045,” ujarnya.
Sebagai generasi Z, mahasiswa PCU menunjukkan bahwa mereka siap membangun Indonesia yang lebih baik dengan semangat persatuan, keberagaman, dan saling menghormati.
Sebagai puncak acara, Proyek Kebangsaan Nasional akan dilanjutkan dengan kegiatan lomba debat, workshop, dan pameran pada 21-23 November 2024 di Kampus UK Petra Surabaya, yang melibatkan perguruan tinggi Kristen dari berbagai daerah di Indonesia. [ipl/ted]






