Mojokerto (beritajatim.com) – Dengan semangat menjaga kelestarian lingkungan di tengah musim hujan, Kodim 0815 Mojokerto dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melaksanakan penanaman berbagai jenis pohon produktif. Penanaman pohon ini bertujuan mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di bumi Majapahit.
Kegiatan program pembinaan lingkungan hidup di wilayah Kodim 0815/Mojokerto ini berlangsung di Dusun Kulubanyu, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/11/2024). Selain bertujuan mengurangi resiko bencana alam, penanaman pohom juga diharapkan memperindah dan memperkaya lingkungan.
“Kegiatan ini sangat positif, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Penanaman pohon mangga, pete, durian, dan alpukat tidak hanya produktif tetapi juga membantu dan menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli.
Termasuk menjaga ketersediaan air, sangat penting agar tanaman tumbuh subur dan mengurangi risiko banjir serta tanah longsor. Penanamam pohon tersebut disambut baik oleh seluruh pihak, termasuk rekan-rekan dari Pemkab dan Polres Mojokerto. Keharmonisan dan kebersamaan tersebut menurut Pjs Bupati patut diapresiasi.
“Pesan saya sama dengan pak Dandim, mari kita rawat pohon-pohon ini. Jika musim hujan terlambat, siramilah mereka. Terutama adik-adik pramuka, jadikan ini bagian dari pengabdian masyarakat saat latihan,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza menambahkan, program penanaman 1.100 bibit pohon tersebut terdiri dari sukun, alpukat, pete, mangga, dan durian. “Kami berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menjaga alam kita tetap lestari dan bermanfaat bagi warga Mojokerto Raya,” ujarnya.
Rencananya dalam 2-3 bulan ke depan, pihaknya akan menyiapkan 3.000 bibit sukun untuk penanaman serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. Pihaknya mengajak masyarakat di Kabupaten Mojokerto untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan hidup agar alam tidak punah.
“Semua pihak akan dilibatkan, bukan hanya TNI saja, karena manfaatnya untuk kita semua. Kegiatan penanaman ini menunjukkan komitmen kuat untuk melestarikan lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya,” pungkasnya. [tin/kun]






