Jember (beritajatim.com) – Puluhan orang pendukung Muhammad Balya Firjaun Barlaman, Calon Wakil Bupati petahana, berunjuk rasa di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (14/11/2024).
Mereka marah dengan pidato Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2, yang membawa nama organisasi terlarang Partai Komunis Indonesia (PKI). Selain iru mereka marah dengan pernyataan Aep Ganda Permana, pengacara pendukung Fawait, yang dinilai menghina Gus Firjaun, sapaan akrab Firjaun.
Massa membawa spanduk putih bertuliskan ‘Gus Firjaun Bukan PKI/Firaun’ dan sejumlah poster, antara lain bertuliskan: ‘KPK Jemput Paksa Fawait’, ‘Gus Firjaun Paman Gus Jadin Bukan Firaun’.
Rico Nurfansyah Ali, salah satu pengunjuk rasa, mempertanyakan maksud pidato Fawait soal PKI. Sebagai tim pemenangan pasangan calon Hendy Siswanto dan Firjaun Barlaman, ia merasa kena tuduh. “Saya akan lapor bahwa Fawait melakukan hasutan,’ katanya.
Sampai berita ini ditulis, perwakilan pendukung Firjaun melakukan rapat dengar pendapat dengan Pansus Pilkada Jember. [wir/beq]






