Gresik (beritajatim.com) – Perjalanan Gresik United di Liga 2 semakin berat setelah takluk 1-3 dari Persela Lamongan dalam pertandingan pekan ke-9 di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Minggu (10/11/2024). Kekalahan ini menyebabkan Gresik United turun ke peringkat keenam klasemen Grup C dengan raihan 8 poin, sementara Persela naik ke posisi kedua dengan 12 poin.
Pertandingan derbi Jawa Timur ini berlangsung sengit dengan kedua tim bermain terbuka sejak awal. Persela unggul terlebih dahulu pada menit ke-16 melalui gol Ezechiel Ndouasel, yang kembali mencetak dua gol tambahan di menit ke-56 dan 90+2, memastikan hattrick untuk dirinya. Gresik United hanya mampu membalas satu gol di menit ke-90+4 melalui Renan Silva.
Gresik United tampak kesulitan mengimbangi permainan Persela, terutama dalam menjaga pertahanan dari serangan Ndouasel yang tampil gemilang. Walaupun tim asuhan Djajang Nurjaman mencoba mengejar ketertinggalan, kokohnya lini belakang Persela membuat upaya mereka berakhir tanpa hasil berarti hingga pertandingan usai.
Pelatih Gresik United, Djajang Nurjaman, mengakui keunggulan Persela dalam memanfaatkan peluang gol, meski secara permainan ia merasa timnya tidak kalah. “Kami minta maaf kepada suporter. Kami berjanji akan tampil lebih baik dan menargetkan kemenangan tiga poin saat laga kandang melawan Persibo,” ujar Djajang.
Sementara itu, pelatih Persela, Zulkifli Syukur, mengapresiasi performa timnya yang berhasil menjalankan instruksi dengan baik. “Alhamdulillah kami bisa menang atas Gresik United. Mohon doa dari suporter agar kami bisa terus berprestasi di pertandingan selanjutnya,” ucap Zulkifli.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Gresik United untuk memperbaiki performa mereka di pertandingan selanjutnya demi kembali meraih poin di kompetisi Liga 2. [dny/but]






