Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC tertahan di zona merah akibat gagal mendulang poin kala bertandang ke markas Persija Jakarta, pada laga pekan ke-10 Liga 1 di Stadion Pakansari Bogor, Rabu (6/11/2024) lalu.
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab harus mengakui kekalahan dengan skor telak 4-1 dari tuan rumah Macan Kemayoran. Sebiji gol Madura United, dicetak Lulinha melalui eksekusi penalti pada menit 40′.
Sementara empat gol Persija masing-masing dicetak Gustavo dos Santos pada menit 20′, sebiji gol penalti Marko Simic pada menit 43′, Ryo Matsumura pada menit 71′, serta gol Pedro Amorim pada menit 90’+6′.
Kekalahan tersebut sekaligus memupuskan harapan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, untuk mencuri 3 poin, sekaligus gagal keluar dari zona merah degradasi kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Saat ini, mereka bertahan di posisi 17 klasemen sementara dari 18 tim kontestan Liga 1. Mereka hanya mengumpulkan 6 poin berkat hasil 1 kali menang, 3 kali imbang, serta 6 laga lainnya berakhir dengan kekalahan dari 10 laga yang dijalani.
Bahkan mereka hanya unggul 1 poin dari tim penghuni dasar klasemen sementara, Semen Padang di posisi 18 klasemen, serta tertinggal 1 poin dari dua tim yang menempati posisi di atas mereka, yakni Persis Solo (16) dan PSIS Semarang (15).
Selanjutnya tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura, dijadwalkan menjamu Arema FC pada laga bertajuk Derby Jatim pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Kamis (21/11/2024) mendatang. [pin/but]






