Bojonegoro (beritajatim.com) – Hujan lebat disertai angin kencang melanda Desa Tondomulo dan Desa Kesongo di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, sejumlah bangunan milik warga mengalami kerusakan parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, total kerugian akibat bencana angin kencang tersebut diperkirakan mencapai Rp635 juta.
Kapolsek Kedungadem Polres Bojonegoro, IPTU M Soleh, mengatakan bahwa kerusakan paling parah menimpa bangunan gudang, kandang, dan rumah warga yang berada di tiga dusun, yaitu Dusun Kumprit, Dusun Tondomulo, dan Dusun Nggagan.
“Saat ini, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk membantu warga terdampak dan melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut,” ujar IPTU M Soleh.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah tersebut dan melakukan langkah-langkah preventif untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. [lus/ian]
Berikut rincian kerusakan bangunan yang tercatat dalam kejadian angin kencang:
1. Gudang Open Tembakau milik Mardik, warga Dusun Kumprit, roboh dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.
2. Kandang Ayam milik Abdul Rohman di Dusun Kumprit, juga roboh dengan kerugian sekitar Rp135 juta.
3. Kandang Kambing milik Supri di Dusun Tondomulo, ambruk dengan kerugian material sekitar Rp200 juta.
4. Atap Gudang milik Doyok di Dusun Nggagan, tersapu angin dengan kerugian diperkirakan Rp100 juta.
5. Rumah milik Wanto di Dusun Nggagan, roboh dengan kerugian sekitar Rp30 juta.
6. Kandang Sapi milik Sugik di Dusun Pereng, juga mengalami kerusakan dengan kerugian mencapai Rp20 juta.






