Malang (beritajatim.com) – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Brawijaya meluncurkan program studi baru yang fokus pada penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang peternakan. Prodi baru bertajuk “Industri Peternakan Cerdas” ini diharapkan dapat mulai menerima mahasiswa pada tahun ajaran 2025, tanpa menambah kuota penerimaan mahasiswa baru.
Prodi baru Fapet UB akan membagi porsi dari program studi yang sudah ada, sebagaimana disampaikan oleh Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ir. Muhammad Halim Natsir, S.Pt., MP., IPM., ASEAN Eng., pada acara Tasyakuran Dies Natalis Fapet ke-63, Sabtu (26/10/2024).
“Artinya, kita tidak dalam rangka membuat algoritma atau menghasilkan sensor, tetapi lebih pada implementasi AI dalam peternakan, seperti analisis big data, penggunaan sensor, serta pemanfaatan perangkat lunak yang didukung artificial intelligence,” jelas Prof. Halim.
Menurut Halim, dengan AI, proses seperti formulasi pakan ternak bisa lebih presisi. “Ahli di bidang peternakan bisa membuktikan langsung ke ternak. Karena tidak semua formula yang benar di atas kertas cocok untuk diterapkan langsung,” lanjutnya.
Prodi baru ini akan menawarkan 40 persen materi kuliah tentang sistem cerdas dan artificial intelligence, sedangkan sisanya tetap berfokus pada pembelajaran aspek peternakan. Kerjasama dengan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) telah dilakukan untuk mendukung pengajaran dan praktikum yang berkaitan dengan teknologi AI.
“Ini sudah kita bahas bersama dosen-dosen dan Dekan Filkom, serta Wakil Dekan I, dan semuanya sudah siap mendukung,” ujar Prof. Halim.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fapet, Ir. Rizki Prafitri, S.Pt., M.A., Ph.D., menyatakan bahwa pengajuan program studi ini telah mendapat persetujuan dari Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Brawijaya (UB). “Selanjutnya, fakultas mengajukan Sistem Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) ke rektor, dan Rektor mendaftarkan nomenklatur dan nomor prodi di DIKTI,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan terpenuhinya persyaratan administrasi, program studi Industri Peternakan Cerdas akan siap menerima mahasiswa pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2025. Fapet juga telah mempersiapkan dosen home-based dan dosen pengajar dari Filkom untuk mendukung pengajaran mata kuliah terkait AI di prodi ini. (dan/kun)






