Gresik (beritajatim.com)– Kebutuhan logistik untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Kabupaten Gresik sudah terpenuhi.
Lembaga penyelenggara pemilu, atau KPU setempat terus berhitung hingga pelaksanaan pilkada serentak pada 27 November 2024 sudah tuntas.
Ketua KPU Gresik Ahmad Taufik menuturkan, semua logistik untuk kebutuhan pilkada serentak tidak kendala. Termasuk untuk memenuhi daerah kepulauan di Bawean.
“Pilkada serentak tinggal 30 hari lagi, atau satu bulan. Logistik seperti kotak suara, surat suara, bilik suara, dan lain-lain sudah siap,” tuturnya, Minggu (27/10/2024).
Mantan aktivis ormas islam itu menambahkan, untuk tempat pemungutan suara (TPS). KPU menyediakan 1.721 TPS. Di Pulau Bawean disediakan 145 TPS termasuk 2 TPS di Pulau Gili Noko.
“Untuk Pilgub dan Pilkada kami menyediakan surat suara 996.897+2.000 PSU. Khusus tuna netra terkait alat bantu kami sediakan 3.736 surat suara,” imbuhnya.
Sesuai jadwal lanjut Taufik, semua kebutuhan logistik akan dikirim secara bertahap dimulai 17-24 November dikirim dari KPU ke PPK. Selanjutnya, 24-25 November dikirim dari PPK ke PPS. Terakhir 26 November 2024 semua logistik sudah dikirim ke TPS.
Khusus Pulau Bawean kata dia, KPU sudah menyiapkan skema pengiriman logistik ke tersebut. Skema yang dimaksud bisa melalui jalur laut atau udara.
“Kami sudah memprediksi saat ini musik hujan. Pastinya cuaca ekstrim, pengiriman ke Pulau Bawean menggunakan kapal besar berangkat dari Pelabuhan Paciran Lamongan. Ada truk yang mengangkut kebutuhan logistik,” katanya.
Sementara Ketua Dewan Gresik, Syahrul Munir menyatakan pilkada serentak dimaknai dengan kegiatan yang luar biasa karena melibatkan banyak pihak.
“Dari segi anggaran, dana yang disediakan senilai Rp 65 miliar. Anggaran ini sangat besar. Karena itu, proses demokrasi dimaknai yang luar biasa. Masyarakat menitipkan aspirasinya melalui pilkada serentak,” tandasnya. (dny/ted)






