Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa hari terakhir, baliho besar bergambar Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, bersama seorang anak penyandang disabilitas intelektual atau down syndrome, muncul di berbagai titik di Surabaya.
Keberadaan baliho ini menuai kritik dari Ketua Forum Organisasi Disabilitas Jatim, Joko Widodo (Jokowi), yang menilai bahwa melibatkan anak dengan disabilitas intelektual dalam kampanye adalah tindakan tidak pantas.
Joko Widodo menyoroti adanya indikasi eksploitasi dalam baliho tersebut, mengingat anak-anak, apalagi dengan disabilitas intelektual, seharusnya dilindungi dari muatan kampanye.
“Kampanye tidak boleh menyertakan anak-anak, apalagi anak disabilitas intelektual. Kami harap baliho tersebut tidak lagi dipasang,” ungkap Jokowi kepada beritajatim.com, Sabtu (26/10/2024).
Jokowi juga menegaskan bahwa penggunaan gambar tersebut dapat dianggap sebagai klaim dukungan komunitas disabilitas terhadap salah satu calon, meski faktanya organisasi disabilitas Jatim bersikap netral.
“Pemasangan baliho ini seolah-olah menyiratkan bahwa penyandang disabilitas Jatim mendukung Bu Risma. Padahal, kami membebaskan setiap individu untuk menentukan pilihan politiknya,” tambahnya.
Ketika ditanya soal kemungkinan tindakan lanjutan, Jokowi menyatakan akan berdiskusi dengan anggota organisasi sebelum memutuskan sikap resmi.
“Kami akan diskusikan dulu dengan teman-teman di organisasi sebelum mengambil langkah lebih jauh,” ujarnya.
Menanggapi isu ini, Pemerhati Disabilitas dari Rumah Kinasih Indonesia, Edy Cahyono, menyayangkan pemasangan baliho tersebut dan berharap agar tim pemenangan calon lebih sensitif.
“Ada kesan soft selling di sini, seakan-akan sosok calon menunjukkan kepedulian pada disabilitas. Namun, cara ini justru menyinggung komunitas disabilitas, terutama karena anak-anak disabilitas tersebut tidak memahami konteks dan tidak dapat memberikan perlawanan,” terang Edy.
Kontroversi ini menyoroti pentingnya pendekatan yang etis dalam pemasangan alat peraga kampanye, terutama yang melibatkan anak-anak dan penyandang disabilitas, demi menghargai perasaan dan hak mereka sebagai individu. [tok/beq]







1 Komentar
kalo d lihat creator baliho itu by ww, ini g jelas siapa. kalo baliho kan bayar ya masangnya. dan balihonya aneh ada background pak prabowo, pdahal kita semua tau pak prabowo dukung bu khofifah.
ini pak jokowi bilang begitu, bilang g pantes mengikut sertakan anak down sindrom. ntr tau2 ini baliho pesenan pak jokowi untuk menjatuhkan bu risma. kan suka begitu ya pak