Sidoarjo (beritajatim.com) – Mafindo Sidoarjo mengadakan program Sekolah Kebangsaan, sebuah inisiatif penting dari Tular Nalar yang ditujukan untuk pemilih pemula dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Pilkada mendatang.
Kegiatan ini diadakan di dua lokasi berbeda. Yakni Universitas Hayam Wuruk Surabaya pada 11 September 2024 dan di SMA Pembangunan Jaya Sidoarjo pada 25 September 2024.
Koordinator Mafindo Wilayah Sidoarjo Inayah Sri Wardhani mengatakan tujuan utama dari Sekolah Kebangsaan adalah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis para peserta. “Dari sini anak-anak dapat menjadi pemilih yang bijak,” ucapnya Jumat (25/10/2024).
Inayah menjelaskan, di tengah maraknya informasi yang beredar selama masa kampanye, penting bagi pemilih pemula untuk mampu memilah dan memahami informasi yang tepat.
Dengan demikian, mereka tidak hanya mengikuti tren atau opini umum dalam memilih calon pemimpin daerah, tetapi juga membuat keputusan berdasarkan pemahaman yang mendalam.

“Mafindo, yang menginisiasi program Tular Nalar, memiliki dua target utama yaitu lansia dan pemilih pemula. Sekolah Kebangsaan kali ini merupakan kegiatan keempat yang diselenggarakan oleh Mafindo Sidoarjo tahun ini, dengan fokus pada peserta berusia 16 hingga 21 tahun,” terangnya.
Wanita berkacamata ini menguraikan kegiatan Sekolah Kebangsaan ini mencakup berbagai sesi interaktif yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam proses pemilihan.
“Peserta akan diajak untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini, belajar mengenali informasi hoaks, serta memahami pentingnya cek fakta dalam pengambilan keputusan,” kata Inayah.
Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Monica Harsono menambahkan para fasilitator yang berpengalaman ddi depan siswa juga membagikan wawasan tentang bagaimana cara menganalisis visi dan misi calon pemimpin, serta pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi.
“Sekolah Kebangsaan telah membuktikan bahwa dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang tepat, generasi muda dapat menjadi pemilih yang cerdas serta bertanggung jawab dalam menentukan masa depan daerah mereka,” tukasnya. (isa/kun)






