Sampang (beritajatim.com) – Ratusan paket proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 Pemerintah Kabupaten Sampang diduga tidak melibatkan tenaga ahli dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKA/SKK) yang sesuai dengan regulasi.
Salah satu contoh proyek tersebut adalah proyek irigasi pemasangan U-ditch di samping kantor Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, yang diduga salah dalam penempatan titik pengerjaan.
Lebih lanjut, proyek tersebut juga menuai sorotan karena penggunaan mobil derek plat merah milik Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang untuk mengangkut U-ditch. Hal ini dipertanyakan oleh masyarakat setempat, termasuk tokoh masyarakat H. Haryono Abdul Bari, yang menilai hal ini tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Dalam proyek konstruksi di Indonesia, kontraktor wajib melibatkan tenaga ahli yang kompetensinya diakui melalui SKK Konstruksi. Namun, proyek di Kelurahan Dalpenang ini diduga tidak memenuhi persyaratan tersebut,” ujar H. Haryono, Kamis (23/10/2024).
Ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan SKK, tenaga ahli konstruksi harus melalui proses penilaian dan asesmen berdasarkan keterampilan, wawasan, serta kemampuan teknis sesuai pengalaman kerja mereka. Menurut Haryono, setiap proyek, bahkan yang kecil seperti yang didanai dari Anggaran Dana Kelurahan (ADK), harus dilengkapi dengan tenaga ahli yang bersertifikat.
“Tidak hanya proyek ini yang tanpa tenaga ahli bersertifikat, U-ditch yang diangkut menggunakan mobil plat merah juga menjadi tanda tanya besar terkait pelaksanaan proyek ini,” tambahnya.
Haryono juga mendesak Pj Bupati Sampang, Rudy Arifianto untuk turun tangan dan memantau langsung proyek-proyek di lapangan. Ia berharap adanya pengawasan ketat dari pemerintah daerah untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai aturan dan transparan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pemerintahan yang bersih.
Namun saat dihubungi, Pj Bupati Sampang Rudy Arifianyo belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena sedang berada di luar kota untuk menghadiri acara penghargaan investasi yang diberikan kepada Kabupaten Sampang.
“Saya masih di luar, ada penghargaan investasi untuk Sampang,” jawab Rudy. [sar/beq]






