Surabaya (beritajatim.com) – Akomodasi perhotelan kini tengah bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi tamu yang berkunjung ke sejumlah kota. Salah satu upaya kolaborasi pun ditunjukkan oleh tiga hotel ternama, yaitu ibis Bandung Trans Studio, The Southern Surabaya, dan Mercure Pangkalan Bun.
Ketiga hotel ini bekerja sama dalam acara Travel Agent Gathering yang diadakan di Hotel The Southern Surabaya, Senin (21/10/2024).
Acara yang melibatkan para travel agent dari Surabaya dan sekitarnya, ini dibuka oleh General Manager Hotel The Southern Surabaya, Kencana Herdianto.
Dalam kesempatannya, ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kehadiran 70 tamu yang hadir.
Adapun dalam kesempatan gathering ini, masing-masing pihak hotel mempresentasikan fasilitas dan keunggulan yang dimiliki.
Tak hanya sekadar perkenalan, acara ini juga dimeriahkan oleh sejumlah games menarik, sesi sharing seputar industri perhotelan, serta kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi dan menjalin relasi baru.
“Acara ini menjadi ajang yang tepat bagi para pelaku industri perhotelan untuk memperluas jaringan dan mempererat kerja sama dengan travel agent yang berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata,” ujar Yudi Santoso, selaku Director of Sales Marketing The Southern Hotel.
General Manager ibis Bandung Trans Studio,
Indra Gunawan, pun menekankan pentingnya acara ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan dengan para travel agent di Surabaya, mengingat banyak tamu dari kota tersebut yang memilih menginap di ibis Bandung Trans Studio saat berkunjung ke Bandung.
Indra pun menjelaskan terkait hotel ibis Bandung Trans Studio yang menjadi salah satu hotel terbesar di Indonesia dengan total 547 kamar, 13 ruang rapat, dan 1 ballroom.
Priyatna Widjajasoekma, General Manager Mercure Pangkalan Bun, juga menyampaikan antusiasmenya dalam acara ini. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat menjadi contoh bagi kolaborasi yang lebih besar di masa depan.
“Dengan adanya acara gathering ini, saya optimis hubungan antara para pelaku bisnis perhotelan dan travel agent akan semakin kuat, terutama dalam menghadapi tantangan di industri pariwisata yang terus berkembang,” ujarnya.
Melalui acara ini juga, diharapkan hubungan baik antara hotel dan travel agent dapat terjalin secara berkelanjutan, menciptakan peluang bisnis yang saling menguntungkan di masa depan.
Selain itu, acara ini juga menjadi pilot project untuk sinergi positif di sektor perhotelan, baik secara relasi maupun dalam konteks B2B (business to business). (fyi/ted)






