Bojonegoro (beritajatim.com) – Puncak peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-347 tahun 2024 ditandai dengan prosesi Grebek Berkah atau rebutan Gunungan Kaya Praja. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Bojonegoro itu diserbu ribuan warga, Sabtu (19/10/2024) malam.
Dalam prosesi tersebut terdapat 28 gunungan yang berisi hasil bumi dan hasil alam di Bojonegoro yang menjadi rebutan warga. Sebelum diperebutkan warga yang datang, gunungan tersebut diarak dari Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro menuju Alun-alun.
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengawali sambutannya menyampaikan salam hormat untuk seluruh warga yang hadir untuk bersama-sama merayakan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro. Bertambahnya usia diharapkan bisa lebih menyejahterakan masyarakat.
“Bertambahnya satu tahun usia Kabupaten Bojonegoro tentunya doa kita adalah Kabupaten Bojonegoro kita menjadi kabupaten yang terus jauh lebih baik,” kata Pj Bupati Bojonegoro.
Pria kelahiran Palembang itu menyampaikan bahwa tagline Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro tahun ini adalah “Bojonegoro Makmur, Masyarakat Sejhahtera”. Tagline tersebut juga sebagai doa agar ke depan masyarakat lebih sejahtera.
“Ini adalah doa kita bersama. Dan tentu inilah setiap langkah kita, kita arahkan untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih baik, yang lebih tinggi untuk masyarakat Bojonegoro.” kata Pj Bupati.
Di akhir sambutannya, Pj Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Bojonegoro. “Semoga dengan perayaan hari jadi Bojonegoro ini, semua doa-doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT,” harapnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan Rebutan Gunungan Kaya Praja, yaitu pembagian gunungan kepada masyarakat yang hadir di Alun-Alun Bojonegoro. Tampak ribuan warga yang hadir berebut agar mendapatkan berkah dari aneka makanan dan hasil pertanian. [lus/but]






