Surabaya (beritajatim.com)– Sejumlah legenda sepak bola Surabaya beradu skill di lapangan hijau saat ulang tahun PS Putra Gelora 79 ke 9. Nama-nama mantan timnas seperti Yusuf Ekodono, I Wayan Diana, serta eks Persebaya Margono Asnan, Bachtiar, dan Agus Salim masih mampu mengocek si kulit bundar meski usianya tidak muda lagi.
Selain menggelar ajang silaturrahmi antar pemain. Para legenda sepak bola tersebut, juga ikut turnamen treveo yang diikuti beberapa tim yang dibagi dalam 6 grup di Stadion Brawijaya Surabaya. Juara pool dan runner up masuk final berebut menjadi juara 1 dan 2. Sedangkan tim runner up berebut juara ke 3.
Ketua PS Putra Gelora 79, Herry Sukmawan mengatakan, ajang ini digelar untuk menghidupkan tali silaturrahmi lewat sepak bola. Pasalnya, klub yang kami kelola banyak melahirkan pemain berbakat.
“Ajang yang kami gelar ini, selain memperkuat tali silaturrahmi sesama mantan pemain PS Putra Gelora 79 juga mengundang pemain diluar klub kami,” katanya, Minggu (20/10/2024).
Masih menurut Herry, ada suka dan duka mengelola klub yang ditanganinya. Sukanya bisa melahirkan pemain berbakat hingga bisa memperkuat timnas. Sementara dukanya, mengelola klub bola tidak bisa disamakan dengan mengelola cabang olahraga lainnya.
“Sukanya turut senang bila ada pemain dari PS Putra Gelora 79 bisa memperkuat klub besar seperti Persebaya maupun timnas. Dukanya, saat ada turnamen biayanya gotong-royong diambil dari pemain, dan donasi maupun mencari sponsorship,” ujarnya sambil tersenyum.
Herry menambahkan, silaturrahmi sesama para legenda sepak bola ini merupakan ajang menjaring pemain yang dulunya pernah berprestasi serta membawa klub yang pernah diperkuatnya.
“Kita tidak boleh melupakan jasa para legenda sepak bola. Ini bisa menjadi motivasi bagi pemain muda. Bila ingin berprestasi rajin berlatih, dan tetap hormat dengan pelatih,” imbuhnya.
Diajang treveo ini, juara pertama mendapat hadiah uang Rp 750 ribu serta trophy. Juara kedua mendapat uang pembinaan Rp 500 ribu serta trophy. Sementara juara tiga mendapat uang Rp 250 ribu, dan trophy. [dny/aje]






